Allah di sorga.
Dari rumah bambu sempitku
di malam yang dingin
tanganku yang rapuh
menggapai sorga-Mu.
Aku akan tidur di mata-Mu
yang mengandung bianglala
dan lembah kasur beledu.
Ketika angin menyapu rambut-Mu
yang ikal dan panjang
aku akan berlutut
di pintu telinga-Mu
dan mengucapkan doaku.
Doa adalah impian
dan segala harapan insan.
Di dalam doa aku bisikkan impianku.
Apakah Kau tertawa lucu?
Anakku yang kecil
memanjat jubah-Mu
dan tidur di dalam saku-Mu.
Sedang bulan di atas pundak-Mu
isteriku masuk ke dalam darah-Mu.
Ketika Engkau mengucapkan selamat malam
bunga-bunga kertas aneka warna
berhamburan dari mulut-Mu.
Bintang-bintang bertepuk tangan
dan serangga malam riuh tertawa
semua mengagumi-Mu:
Tukang Sulapan Tak Bertara.
Lalu Kau angkat tangan-Mu berpospor
gemerlapan, tinggi-tinggi, gemerlapan.
Dan itu berarti; selamat tidur
sampai ketemu esok hari
dengan sulapan yang lain dan baru.
---------------------------
Karya Rendra dalam kumpulan puisi Sajak-Sajak Sepatu Tua (1972)
Showing posts with label Love. Show all posts
Showing posts with label Love. Show all posts
12 January 2019
25 April 2014
Angsa Jantan Kepada Angsa Betina
Dii terik siang itu.. banyaklah pasangan yang datang
Sekedar berteduh atau mencari makan di danau
Para unggas, yang entah bagaimana caranya, dalam keramaian tak terpisahkan dan tak tertukarkan
Saling berpagutan, berdampingan
Ingatkah kau kala itu?
Ketika kita sering mampir di danau itu?
(07/12/2009 13.00)
Subscribe to:
Posts (Atom)