Showing posts with label books. Show all posts
Showing posts with label books. Show all posts

12 January 2019

Doa Malam

Allah di sorga.
Dari rumah bambu sempitku
di malam yang dingin
tanganku yang rapuh
menggapai sorga-Mu.
Aku akan tidur di mata-Mu
yang mengandung bianglala
dan lembah kasur beledu.
Ketika angin menyapu rambut-Mu
yang ikal dan panjang
aku akan berlutut
di pintu telinga-Mu
dan mengucapkan doaku.
Doa adalah impian
dan segala harapan insan.
Di dalam doa aku bisikkan impianku.
Apakah Kau tertawa lucu?
Anakku yang kecil
memanjat jubah-Mu
dan tidur di dalam saku-Mu.
Sedang bulan di atas pundak-Mu
isteriku masuk ke dalam darah-Mu.
Ketika Engkau mengucapkan selamat malam
bunga-bunga kertas aneka warna
berhamburan dari mulut-Mu.
Bintang-bintang bertepuk tangan
dan serangga malam riuh tertawa
semua mengagumi-Mu:
Tukang Sulapan Tak Bertara.
Lalu Kau angkat tangan-Mu berpospor
gemerlapan, tinggi-tinggi, gemerlapan.
Dan itu berarti; selamat tidur
sampai ketemu esok hari
dengan sulapan yang lain dan baru.

---------------------------
Karya Rendra dalam kumpulan puisi Sajak-Sajak Sepatu Tua (1972)

21 January 2009

C.U.R.H.A.T

Meraba dalam gelap ku..
Mencari hati yang terbagi..
Terhempaskan waktu berlalu..
Tak kuasa ku..
(Ignatio 0109)

Belakangan hari banyak yang curhat. Entah hubungan pekerjaan, asmara, hingga hal sepele semacam,"Mas, mending ngisi pulsa yang 20.rb atau 25.rb ya..??" [ménékétéhé...] Maaf, tanpa bermaksud mengecilkan hati peminta pendapat, hal-hal [sepele] yang [setidaknya menurutku] tidak perlu diperbincangkan tak akan dibahas..

Pekerjaan; bukan urusan saya. Itu urusan si pekerja dan pemberi kerja tentu saja. Syukur-syukur di perusahaan [atau tempatnya mencari nafkah] ada sebuah sistim yang melegalkan curhat antara bawahan dan atasan [I'm happy for it]. Dari pada ngedumel dan misuh-misuh dibelakang orang yang dimaksud [bisa bisa bawahan, rekan sejawat atau atasan] mending salurkan melalui channel curhat yang legal; conselling, coaching, training, appraisal, etc. Niscaya cespleng dan tuntas..
Lha kalo nggak ada channel yang tersedia, cuman gelombang SW, itupun intensitasnya tidak ajeg...?? [kalau kurang paham metafora tadi, silahkan japri ke saya]
Menurut seorang bijak, bantu mereka para pen-curhat melalui orang terdekat [bisa isteri/suami, partner kerja, boss] agar dapat meringankan [setidaknya] beban pikiran dan perasaan mereka. Tentu saja sang pendengar harus sangat obyektif, banyak mendengar mengumpulkan data dan tentu saja sedikit bicara, karena porsi si pen-curhat lebih banyak bicara.

Asmara; bukan urusan saya. Itu urusan si pen-curhat dan orang yang terlibat masalah asmara dengan si pen-curhat. Bisa satu arah; A♥B, B♥C, C♥D&E. Bisa pula dua arah; A♥B, B♥A. Kalau dua arah lebih gampang penanganannya; ortu A&B, sahabat terdekat A&B, atau lembaga resmi yang lebih mumpuni; pskiater, KUA, clinic theraphy, Rohaniawan, etc. Kalau satu arah; so pasti lebih rumit dan njlimet. Pendengar cuma bisa mendengar [lha iya dong... masa lha iya lah..??] membiarkan si pen-curhat melampiaskan segalanya...

Ehemm.. kok jadi menggurui ya..?? Intinya, saya hanya ingin "jualan buku bagus" yang sayangnya jarang dipublikasikan secara terbuka [meski ada juga di toko buku, tapi jarang diekspos]. Buku-buku tersebut sangat membantu saya menyikapi curhat dari beberapa teman, tanpa mereka tahu kalau saya sudah belajar dulu [thanks to those whom introduce me these books].

24 December 2008

Sabda Sang Nabi

Al Mustafa, Sang Nabi bersabda:
"Kalian bekerja agar dapat seiring dengan langkah dunia, serta langkah-langkah alam raya."

"Ketika bekerja, kalian bagaikan sepucuk seruling yang menjadi jalan bagi bisikan waktu untuk menjelma menjadi lagu. Siapakah yang mau menjadi ilalang dungu nan bisu, ketika semesta raya melagukan tembang kemenangan?"



"Walau orang berkata bahwa kerja adalah kutukan, dan kesusahan adalah nasib yang tak terusikan, Aku berpendapat bahwa ketika bekerja, kalian sedang memenuhi puncak-puncak impian jagad raya, yang akan dianugerahkan kepada para pekerja keras saat semua mimpi itu terwujud. Dengan menyibukkan diri dalam kerja, demikianlah kalian mencintai kehidupan itu sendiri.Mencintai kehidupan melalui kerja, adalah menyelami rahasia hidup terdalam."

"Meski orang berujar bahwa hidup adalah kegelapan, dan dalam keletihan kalian selalu menirukan segala ucapan orang yang kelelahan. Benar adanya bila tanpa hasrat, keinginan dan impian, hidup adalah kegelapan. Semua hasrat, keinginan dan impian adalah buta, jika tidak disertai pula dengan pengetahuan. Sementara pengetahuan sendiri hanya akan berujung pada kekosongan semata, bila tak kau amalkan, tak kau bagikan kepada sesama, tak kau wujudkan dalam kerja."

"Setiap pekerjaan adalah kesia-siaan bila tiada cinta di dalamnya. Bekerja dengan cinta, saat kontempasi diri sendiri, bersatunya jiwa dan ragamu sendiri, menjadi dirimu seutuhnya, bersatu dengan orang dan lingkungan sekitarmu, bersatu dengan Sang Khalik, Sang Maha.."

"Angin tidak lebih syahdu ketika berlarian disela pepohonan raksasa dalam hutan nan lebat, pun ketika berayun lembut di sela rerumputan padang sabana. Kerja adalah cinta yang terwujudkan. Ketika kalian merasa bahwa kerja dalah suatu keterpaksaan dan tiada cinta didalamnya, tinggalkanlah, bersesaklah di depan pintu peribadatan, menistakan diri dan meminta-minta dari mereka yang lalu lalang disana, para pekerja yang beribadah dalam kerja dengan penuh cinta, penuh keriangan, penuh suka cita."


(tribute to "HEY...!" by KLa Project)