<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724</id><updated>2012-02-17T10:57:34.453+07:00</updated><category term='Thoughts'/><category term='Comments'/><category term='Motivational'/><category term='Edifying'/><category term='Via Dolorosa'/><category term='Shares'/><category term='Perempuan'/><category term='Tanaman'/><category term='books'/><title type='text'>BERBAGI UNTUK SESAMA</title><subtitle type='html'>pemikiran dan permenungan seorang anak bangsa</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>41</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1235760411173181373</id><published>2010-01-25T08:02:00.001+07:00</published><updated>2010-01-25T08:02:34.905+07:00</updated><title type='text'>Coffee Morning Foundation : Sukuh-Ceto</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left; padding: 3px;"&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/farano/4301606589/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://farm5.static.flickr.com/4025/4301606589_294ea7ae09.jpg" style="border: solid 2px #000000;" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 0.8em; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/farano/4301606589/"&gt;Coffee Morning Foundation : Sukuh-Ceto&lt;/a&gt;, originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/farano/"&gt;Romo Farano&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Thanks to Coffee Morning Foundation Yogyakarta. I've never been to Candi Sukuh before, it's amazing to captures wonderful frames and fabulous new friends for sure.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1235760411173181373?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1235760411173181373/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2010/01/coffee-morning-foundation-sukuh-ceto.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1235760411173181373'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1235760411173181373'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2010/01/coffee-morning-foundation-sukuh-ceto.html' title='Coffee Morning Foundation : Sukuh-Ceto'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm5.static.flickr.com/4025/4301606589_294ea7ae09_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-6429898763254408174</id><published>2010-01-25T08:00:00.001+07:00</published><updated>2010-01-25T08:00:05.870+07:00</updated><title type='text'>Flickr</title><content type='html'>This is a test post from &lt;a href="http://www.flickr.com/r/testpost"&gt;&lt;img alt="flickr" src="http://www.flickr.com/images/flickr_logo_blog.gif" width="41" height="18" border="0" align="absmiddle" /&gt;&lt;/a&gt;, a fancy photo sharing thing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-6429898763254408174?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/6429898763254408174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2010/01/flickr.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6429898763254408174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6429898763254408174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2010/01/flickr.html' title='Flickr'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1861487091595818947</id><published>2009-10-21T09:49:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T09:50:18.018+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan XIII : Gusti Yesus Dièdhakaké Saka Salib</title><content type='html'>Sesuai dengan kebiasaan dan etika yang berlaku di Yerusalem, menjelang dan saat hari &lt;a href="http://www.answers.com/topic/sabbath"&gt;Sabat&lt;/a&gt; tidak diperkenankan ada tubuh atau jazad yang tergantung di muka umum, meskipun jazad terhukum berat, sebagaimana Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari menjelang petang, para serdadu sudah mulai membereskan peralatan mereka. Begitupun para tetua adat Farisi sudah mulai bersiap-siap untuk pulang, karena malam itu adalah malam Sabath dan hari-hari berikutnya adalah Paskah umat Allah, Tuhan segala bangsa, Bapa Abraham, Bapa Yakub dan Allah Bapa Daud.&lt;br /&gt;Nicodemus, salah seorang murid Yesus yang belajar secara sembunyi-sembunyi, dan juga anggota dewan adat &lt;a href="http://www.answers.com/topic/sanhedrin"&gt;Sanhedrin&lt;/a&gt;, tampak berbincang dengan Thomas, si "kembar". Rupanya mereka sedang berusaha meminta jazad Yesus kepada para serdadu. Melihat gelagat yang kurang nyaman, kedua terhukum yang disalib di sebelah kiri &amp; kanan Yesus, yang tadinya lemas dan lunglai berharap akan diturunkan oleh teman atau saudaranya, mulai panik. Mereka berteriak-teriak meminta dibebaskan, toh sudah disalib, dan telah lewat sehari penuh.&lt;br /&gt;Syarat yang diajukan oleh Centurion Severus melalui serdadunya; boleh menurunkan jazad Yesus, asalkan benar-benar telah menjadi mayat, bukannya masih bernapas dan ada kemungkinan hidup lagi. Para imam kepala yang sedianya akan kembali pulang, mengurungkan niat mereka, demi menyaksikan proses penurunan mayat, bukannya Yesus yang masih hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semakin keraslah teriakan dua terhukum, agar dibebaskan. Apa daya, salah seorang serdadu mengambil tongkat kayu, menohok ke dada Laban yang dijawab dengan lenguhan nyaring... Salah satu serdadu mengambil gada, mengayun-ayunkannya sejenak dan berhenti pada lutut Laban. Menghancurkan kedua lututnya. Laban terdiam.&lt;br /&gt;Begitupun Zared, bertambah keraslah teriakannya, yang kemudian disumbat mulutnya dengan bunga karang yang dicucukan ada ujung tombak, merobek bibir dan pipi kirinya, bersamaan dengan mendaratnya gada penghancur di lututnya. Berakhirlah Zared.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah kini para serdadu pada jazad Yesus. Para tetua adat kini semakin tegang, adrenalin mereka terpacu akibat penasaran akan apa yang berlaku terhadap jazad Yesus. Adalah Yusuf Arimatea yang turut bergabung bersama mereka, para tetua adat sebagai salah satu penasehat, menyusul Nicodemus yang sudah ada di kerumunan. Ketika para serdadu sampai di bawah salib Yesus, di ambillah tongkat dan diketuk-ketukkan ke kepala dan dada jazad Yesus. Diam, tak bereaksi. Tibalah si serdadu pembawa gada penghancur yang hendak menghujamkan gada andalannya ke kaki jazad Yesus, rupanya masih belum puas dia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hai..!! Percuma kau patahkan kakinya. Toh dia sudah mati."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Si serdadu gada tak percaya, di ambilnya tongkat, diketuk-ketukkan kembali kepala dan dada jazad Yesus. Tetap tak ada respon.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sudah.. tinggalkan saja.."&lt;/i&gt;, gumam Nicodemus.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Tidak..!!! Kami mau dia mati. Teruskan, patahkan kakinya..!!"&lt;/i&gt;, seru para imam kepala. Terjadilah kegaduhan sesaat. Hingga Centurion Severus dengan kudanya, melerai keributan sepele itu. Mengambil tombak, menghampiri salib Yesus, dan kemudian menusuk lambung kanan Yesus, tepat di hati menembus paru-paru. Mengucurlah darah dan air dari lukanya, membasahi tanah bukit tengkorak.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Bila memang masih ada yang meragukan kematian orang ini, biarlah dia juga merasakan tombak ini."&lt;/i&gt;, seru Centurion Severus menggetarkan hati sesiapa yang ada di sekitar arena penyaliban.&lt;br /&gt;Hening.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Terima kasih, Centurion. Keputusanmu adalah mutlak."&lt;/i&gt;, sahut Yusuf Arimatea. Si serdadu gada melemparkan gada andalannya, kesal sepertinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan, serobongan orang yang berada di dekat Thomas meringsek maju mendekati tiang salib Yesus. Tampak pula di sana Yohanes beserta Maria Bunda Yesus dan Maria dari Magdala. Seakan tanpa memperdulikan para serdadu yang sedang membereskan barang-barang mereka, kerabat dan sahabat Thomas menidurkan tiang salib Yesus dan dengan sistematis mereka mencabut paku-paku yang menancap di tangan dan kaki Yesus. Penuh ketelitian dan ketekunan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segera setelah jazad Yesus terangkat dari salib, Maria BundaNya menerima tubuh Yesus dalam dekapan penuh kehangatan dan cinta seorang Ibu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali, ungkapan itu terucap, "terjadilah padaku, menurut kehendakMu." Maria Bunda Yesus bersimpuh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1861487091595818947?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1861487091595818947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-xiii-gusti-yesus-diedhakake_21.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1861487091595818947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1861487091595818947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-xiii-gusti-yesus-diedhakake_21.html' title='Palèrènan XIII : Gusti Yesus Dièdhakaké Saka Salib'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-3871898883042167045</id><published>2009-10-21T09:40:00.002+07:00</published><updated>2009-10-21T09:48:52.819+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan XII : Gusti Yesus Seda</title><content type='html'>Tanpa berusaha merasakan siksa, Yesus menguatkan hatiNya demi mendengar pembicaraan kedua orang yang disalib bersamaNya. Suasana yan tegang dengan angin yang menderu-deru, mengiringi para serdadu yang membereskan peralatan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Hai, kamu..!! Kamukah itu si Yesus orang Galilea yang katanya mampu menyembuhkan orang sakit?"&lt;/i&gt; Zared, si tersalib menanyakan Yesus. Dia diam. &lt;i&gt;"Hai, bisu..!! Mana pasukan dari kerajaanmu? Katanya kamu Kristus, Raja orang Yahudi.. buktinya kamu justru disalibkan mereka..ha..ha.ha..."&lt;/i&gt;   &lt;i&gt;"Zared..!! Sudahlah.. menjelang ajalpun kamu masih belum bertobat."&lt;/i&gt; hardik Laban, si tersalib satunya. &lt;i&gt;"Kita memang pantas seperti ini, karena tak pernah sekalipun kita menyenangkan hati orang lain.."&lt;/i&gt;   &lt;i&gt;&lt;br /&gt;"Ahh.. Laban, kau lupa, si Lillah, dia selalu senang pada kita.. apalagi setiap kali kita datang membawa hadiah untuknya. Kau lupa?"&lt;/i&gt; Laban menundukkan kepalanya, mengingat-ingat banyak kejadian diantara mereka. &lt;i&gt;"Zared..!! Lillah itu pelacurmu..!! Dan aku tak ikut-ikut persoalanmu.."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kejauhan, tiga pemuda dari Bet Lehem, mengawasi cemas keadaan Yesus. Juga tampak di dekat mereka, Stefanus dan Simon, kepala rombongan murid dari Kirene, beserta Alexander dan Rufus, anaknya. Yohannes melihat kesempatan baik, seiring berlalunya para serdadu dari arena penyaliban. Yohannes memberanikan diri mengajak serta Maria Bunda Yesus, Maria Klopas, dan Maria dari Magdala lebih mendekat ke arah Yesus.&lt;i&gt;&lt;br /&gt;"Aku haus."&lt;/i&gt; ujar Yesus. Yohannes kebingungan, tak kuasa menolong. Para serdadu yang mendengar, hanya melengos dan tersenyum sinis padaNya. Seketika dari kerumunan masa, Thomas yang disebut Didimus atau si kembar, karena begitu miripnya dengan Yesus, datang bergegas seakan tahu apa yang dikehendakiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah ada sedikit perbincangan dengan para serdadu, Thomas pun segera berlalu, sambil menitipkan pasu kepada para serdadu. Hexion, mengambil busa karang, kemudian menyiraminya dengan cairan dari pasu yang dititipkan oleh Thomas. Mencocokkannya ke ujung tombak, kemudian menyodorkan ke mulut Yesus. Satu dua teguk, kini telah diserap Yesus untuk membasahi kerongkonganNya. &lt;i&gt;"Septus, gila Yesus ini.. anggur masam bercampur cuka masih diminumnya.. ha..ha.ha..."&lt;/i&gt; ujar Hexion setelah mencicipi cairan dari pasu Thomas.&lt;br /&gt;Simon Petrus dan Yakobus, saudara sepupuan yang berdiri di seberang arena, bergegas mengejar Thomas. Masih heranlah mereka, bila Thomas bisa berlalu tanpa beban. Berjalan cepat, berlari kecil, dan langkah mereka terhenti ketika mendapati bahwa Thomas bersama Yusuf Arimatea dan Nicodemus, orang-orang penting di kalangan Farisi dan Saduki, orang-orang yang bersimpati pada Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesakitanNya, Yesus tersenyum melihat semua kejadian dari atas kayu salib. Sambil menatap dalam mata Maria ibuNya, Yesus bersabda, &lt;i&gt;"Ibu, inilah Anakmu. Anak yang kau lahirkan dan kau besarkan. Kini tergantung Aku di sini."&lt;/i&gt; Sambil melirik ke arah Yohannes, Yesus menunjuk ke arahnya dengan ujung hidungNya, sambil bersabda &lt;i&gt;"Ibu, Inilah anakmu kini. Anak yang akan meminta pertolonganmu dan memujamu sepanjang waktu."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Maria Bunda Yesus terisak. Nanar Yesus menatap dalam mata Yohannes kini, penuh ketegasan, menunjukkan Maria BundaNya dengan ujung hidungnya, &lt;i&gt;"Inilah ibumu."&lt;/i&gt; Yohannes terkesiap, semakin teguhlah hatinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sudah semakin sore, panas terik kini berganti dengan mendung bergulung-gulung dan petir menyambar, satu dua kali. Cuaca yang tadinya cerah menjadi kelam menakutkan. &lt;i&gt;"Consummatum est."&lt;/i&gt;[Sudah selesai] seru Yesus dengan lantangnya. &lt;br /&gt;Bumi tak kuasa melawan kekuatan Ilahi, terjadilah gempa dan angin ribut. Koyaklah tirai Bait Allah. Datanglah badai menerpa. Kerumunan masa, dan para serdadu menjadi kocar-kacir tak karuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Centurion Severus menggigil, belum pernah ia merasakan hal sedemikian dashyatnya &lt;i&gt;"vere Dei Filius erat iste.."&lt;/i&gt;[Sungguh, Ia ini Anak Allah] gumamnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-3871898883042167045?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/3871898883042167045/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-xii-gusti-yesus-seda.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3871898883042167045'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3871898883042167045'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-xii-gusti-yesus-seda.html' title='Palèrènan XII : Gusti Yesus Seda'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-7315808654054940742</id><published>2009-10-21T09:38:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T09:39:12.831+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan XI : Gusti Yesus Dipenthang</title><content type='html'>Hari semakin siang, sang mentari telah jauh meninggalkan ufuk. Dengan hentakan-hentakan kasar, Yesus dipaksa untuk merebahkan diriNya diatas palang kayu yang dipikul olehNya sedari pagi tadi. Dalam keadaan telanjang, Yesus mengerang, merasakan sakit luar biasa, luka bekas siksa semalam hingga dini hari yang mulai mengering, terbuka lagi, kembali meneteskan darah segar di sekujur permukaan kulitNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Septus, cepat diselesaikan!!" &lt;/i&gt;perintah Centurion Severus, mengingat hari yang semakin terik. Bergegaslah serdadu Septus dan teman-temannya. Perihal menyalibkan orang bukan perkara sulit, mereka telah terbiasa. Akan tetapi, tiga orang dalam satu kesempatan adalah hal yang luar biasa, mengingat pada tiga hari kedepan, para orang Yahudi akan memperingati Paskah, hari terbebasnya para leluhur mereka dari tanah Mesir, yang berarti tidak akan ada acara penyaliban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dirasa cukup pada palang salib, tangan Yesus direntangkan membuka kesamping dan diikat. Sayangnya, tangan kananNya telah kaku, kram, kejang yang diakibatkan oleh siksa yang kelewat berat, dan kecapaian memikul palang salib. Serdadu Septus dan Hexion mengikat seutas tali kasar pada pergelangan tangan Yesus, dan dengan kasarnya mereka menarik tali itu sambil dihentak-hentakan agar dapat meluruskan tangan Yesus, sejajar dengan palang salib. &lt;i&gt;"Aaaarrrrgghh....!!!"&lt;/i&gt; jeritan menyayat hati terdengar dari mulut Yesus. Semakin menciutkan nyali kedua orang tersalib bersamaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak seberapa lama, dalam suasana serba terburu-buru, dan dihiasi jeritan dan lenguhan dari tiga orang terpidana salib, suara palu yang menghantam paku bergantian terdengar, silih berganti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Centurion Severus, yang kini telah turun dari kudanya, melepas jubah kepangkatannya, berdiri di tengah arena penyaliban, mengawasi para serdadu bawahannya. Tampak dipundaknya, bekas luka hasil pertempuran di Crete, dan bekas sayatan panjang karena sabetan pedang di Macedonia, bukti nyata bahwa Centurion Severus telah malang melintang dalam kedinasan militer Romawi.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Bersiap..."&lt;/i&gt; Centurion Ceverus memberi aba-aba. &lt;i&gt;"Naikkan..!!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu gerakan yang tertib dan penuh kedisiplinan, ketiga salib secara perlahan ditegakkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menarik napas panjang, Yesus menatap Yerusalem dan mendoakannya dari tiang salibNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-7315808654054940742?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/7315808654054940742/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-xi-gusti-yesus-dipenthang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7315808654054940742'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7315808654054940742'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-xi-gusti-yesus-dipenthang.html' title='Palèrènan XI : Gusti Yesus Dipenthang'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-7640315601373458791</id><published>2009-10-21T09:36:00.001+07:00</published><updated>2009-10-21T09:38:05.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan X : Gusti Yesus Dilukari</title><content type='html'>Jalan semakin terjal. Yesus menapaki langkahNya satu demi satu, mendaki bukit Calvary. Ditengah suasana riuh para penghujat suruhan para imam kepala, dan bentakan-bentakan kasar para serdadu anak buah Centurion Severus, ada angin segar bertiup disana. Menyejukkan raga Yesus yang telah lemah. Terbuaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang serdadu meraih lengan Yesus, menarikNya dengan paksa, hingga salibNya terjatuh berdebam di tanah. &lt;i&gt;"Ha..ha..ha... mana kuasamu..??" &lt;/i&gt;ejekan para serdadu tak henti hentinya. Dalam lelahNya, pakaian Yesus yang terbuat dari tenunan utuh, di tarik, dan kemudian dilepaskan dari tubuhNya. &lt;i&gt;"Buat apa Septus? Akan kau apakan baju itu?"&lt;/i&gt; tanya seorang serdadu kepada yang lain. &lt;i&gt;"Lumayan, untuk alas tidur kuda di istal."&lt;/i&gt; Serdadu Septus menimpali. &lt;i&gt;"Septus, buatku saja, akan kupakai untuk kain pel di rumah Pontius!"  "Tidak, aku yang pertama memukulnya, jadi baju itu untukku!!"   "Enak saja, kuda Centurion lebih membutuhkan.!!" &lt;/i&gt;  Melihat gelagat yang sangat memalukan itu, Centurion Severus memutuskan agar mengundi siapa yang berhak mengambil baju rombeng itu. Genaplah apa yang disyairkan oleh Daud &lt;i&gt;"Diviserunt sibi vestimenta mea, et super vestem meam miserunt sortem"&lt;/i&gt; [Mzm 22:19]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil mempersiapkan penyaliban Yesus, Centurion Severus memerintahkan seorang serdadu untuk memasang sebentuk papan bertulisan pada salib Yesus. &lt;i&gt;&lt;b&gt;I&lt;/b&gt;esus &lt;b&gt;N&lt;/b&gt;azarenus &lt;b&gt;R&lt;/b&gt;ex &lt;b&gt;I&lt;/b&gt;audeum&lt;/i&gt; bunyinya; Yesus orang Nasaret, raja orang Yahudi. Para imam kepala Farisi segera melancarkan protes kepada Pontius Pilatus, &lt;i&gt;"Dia bukan raja orang Yahudi. Ganti dengan Aku Raja Yahudi. Dia sendiri yang mengatakan itu"&lt;/i&gt; Dengan penuh ketegasan, Pilatus menjawab, &lt;i&gt;"Quod scripsi, scripsi.!!"&lt;/i&gt;[Apa yang tertulis, tetap tertulis.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seakan tak habis-habisnya para serdadu mempermainkan Yesus. Sambil mengolok-olok Yesus, mereka memberikan anggur masam, hasil fermentasi yang tak jadi, dicampur cuka, diminumkan kepada Yesus. Konon, minuman tersebut mengandung bius, yang bila diminumkan kepada terhukum, akan menjadikannya kebal terhadap sakit, sehingga para serdadu dapat lebih lama lagi mempermainkan terhukum. Yesus yang telah mengetahui siasat mereka, memuntahkan kembali minuman itu, demi meluluskan pengorbananNya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam siksa ragawi dan beban bathin yang berat, Yesus masih sempat berdoa. &lt;i&gt;"Pater, dimitte illis, non enim sciunt quid faciunt."&lt;/i&gt; Sebuah permintaan penuh kepasrahan pada Bapa. [Bapa, ampunilah mereka, sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-----------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Useful page : http://www.trosch.org/chu/latin-prayers.html&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-7640315601373458791?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/7640315601373458791/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-x-gusti-yesus-dilukari.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7640315601373458791'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7640315601373458791'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-x-gusti-yesus-dilukari.html' title='Palèrènan X : Gusti Yesus Dilukari'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-4818142004026967546</id><published>2009-10-21T09:33:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T09:35:45.289+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan IX : Gusti Yesus Dhawah Kaping Teluné</title><content type='html'>Sembari diseret dan ditendang, Yesus kembali terseok. Jalan yang semakin mendaki, menyusahkanNya untuk maju. Belum lagi cacian dan makian para orang suruhan imam Farisi, semakin beringas dan keras. Sungguh, tanpa diduga dan disangka, salib yang dibawa oleh Simon orang Kirene, menyenggol kaki Yesus, dan terjatuhlah Dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Ha..ha..ha.ha... Lihat, bahkan yang membawa salib juga mau menyiksamu.."&lt;/i&gt; Senang hati rupanya, para ekstrimis Saduki. Simon terdiam, merasa bersalah. Dihempaskannya salib, dan menunduk memohon maaf pada Yesus. &lt;i&gt;"Rabbi, ampunkanku.. sungguh, tak ingin aku melukaiMu."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, Yesus hanya tersenyum. &lt;i&gt;"Biarlah salib itu kubawa sendiri, sepertinya sudah dekat."&lt;/i&gt; Dengan mantap, Yesus berdiri kembali, mengambil salibNya, membiarkan Simon yang terduduk diam.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-4818142004026967546?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/4818142004026967546/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-ix-gusti-yesus-dhawah-kaping.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4818142004026967546'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4818142004026967546'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-ix-gusti-yesus-dhawah-kaping.html' title='Palèrènan IX : Gusti Yesus Dhawah Kaping Teluné'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-483126560004042494</id><published>2009-10-21T09:31:00.001+07:00</published><updated>2009-10-21T09:33:01.204+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan VIII : Gusti Yesus Nglipur Para Wanita Yerusalem</title><content type='html'>Adalah Martha, janda tiga anak yang ditinggal mati suaminya. Seorang Ibu yang dengan tulusnya menyapa Yesus ditengah sengsaraNya.&lt;i&gt; "Rabbi, bangunlah, kami mencintaimu.."&lt;/i&gt; Maria dari Magdala, Maria saudara Martha, dan Hanna orang Samaria; ketiga perempuan yang tadinya selalu mengikuti Maria Bunda Yesus kini ada pula di sana. Rupanya mereka kurang puas hanya melihat dari kejauhan, ketika Bunda Yesus bersua AnakNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih tersedu-sedan, para wanita dan simpatisan Yesus memanggil-manggil namaNya.&lt;i&gt; "Yesus, kuatkan hatiMu..".. "Rabbi, jangan Kau biarkan ini terjadi.."&lt;/i&gt; Yesus tersenyum, menengadahkan kepalaNya dan bersabda, &lt;i&gt;"Filiae Hierusalem, nolite flere super me.."&lt;/i&gt; Agak terdiam kini, para perempuan yang menangis. &lt;i&gt;"Super vos ipsas flete et super filios vestros.."&lt;/i&gt; (wahai puteri Yerusalem, tak perlulah menangisiku.. tangisilah dirimu dan tangisilah anak-anakmu.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Quoniam ecce, venient dies in quibus dicent: beatae steriles et ventres qui non genuerunt, et ubera quae non lactaverunt."&lt;/i&gt; Sabda Yesus mendiamkan mereka. (Sebab lihatlah, pada waktunya orang-orang akan berkata: berbahagialah perempuan mandul dan tidak pernah melahirkan, dan susunya tidak pernah menyusui.)&lt;br /&gt;Semakin bingunglah para perempuan yang meratap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi melhat Yesus yang sempat bercakap-cakap, para serdadu Romawi segera menarikNya. Membawanya menjauh dari massa. &lt;i&gt;"Tunc incipient dicere montibus: cadite super nos, et collibus: operite nos.!"&lt;/i&gt; Yesus bersuara lantang menyikapi perlakuan para serdadu. (Maka orang-orang akan berkata kepada gunung-gunung: runtuhilah kami, dan kepada perbukitan: timbuni kami.)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"quia si in viridi ligno haec faciunt in arido quid fiet?"&lt;/i&gt; Imbuh Yesus, yang oleh Centurion Severus dianggap telah meracau karena lelahnya. (Sebab jika orang perbuat seperti itu terhadap kayu hidup, lantas apa yang akan terjadi dengan kayu kering?)&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Para perempuan peratap Yesus, semakin menjadi. Mereka kini meraung-raung menangisi Yesus. Beberapa simpatisan Yesus tertegun, berusaha memahami sebaris bait yang pernah mereka dengar di Sinagoga, sebaris bait dari kitab Hosea.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;Para serdadu Romawi, kembali memaksa Yesus untuk meneruskan jalan salibNya.&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br&gt;&lt;br /&gt;---------------------&lt;br&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Related article : Luke 23:27-31&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-483126560004042494?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/483126560004042494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-viii-gusti-yesus-nglipur-para.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/483126560004042494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/483126560004042494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/10/palerenan-viii-gusti-yesus-nglipur-para.html' title='Palèrènan VIII : Gusti Yesus Nglipur Para Wanita Yerusalem'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-6738671341090295033</id><published>2009-04-22T09:37:00.002+07:00</published><updated>2009-10-21T09:29:32.651+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan VII : Gusti Yesus Dhawah Manèh</title><content type='html'>&lt;div xmlns='http://www.w3.org/1999/xhtml'&gt;Meski telah dipapah Alexander dan Rufus; Yesus tetap kesulitan berjalan. Semua balur-balurNya kini seakan menganga berteriak meminta perhatian. Sebelumnya tak terasa karena perhatian Yesus lebih tertuju untuk memanggul salib. Kini tanpa beban lebih, luka hasi siksa para serdadu Romawi lebih terasa.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Hiruk pikuk kerumunan massa terusik ketika terdengar suara kuda yang berderap di jalanan. Seorang &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Centurion"&gt;Centurion&lt;/a&gt;, diikuti beberapa serdadu datang melaju dari arah bukit Golgota, seakan menjemput iring-iringan Yesus. &lt;i&gt;"Percepat jalannya..!!"&lt;/i&gt; Perintah Centurion Severus dengan congkaknya, tetap dari atas kudanya. &lt;i&gt;"Hari semakin siang, tinggal sedikit waktu kita untuk bermain dengannya..".&lt;/i&gt;&lt;br/&gt;Bagai disengat kalajengking, para serdadu mendadak menjadi berigas, lebih ganas dari sebelumnya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Para simpatisan Yesus yang tadinya ada di sekitarNya, serta merta dihalau agar menjauh, tak terkecuali Alexander dan Rufus, juga Stefanus dan sisa anggota rombongan Simon. Yesuspun dipaksa untuk kembali memanggul salibNya. Simon tak tahan, &lt;i&gt;"Tuan Centurion, biarkan saya memanggul salib ini, percuma kau paksa Dia."&lt;/i&gt; Simon meminta dengan harapan besar. &lt;i&gt;"Ayolah, biarkan saya, akan lebih lama lagi sampai di Calvary."&lt;/i&gt; Dengan satu anggukan angkuh, Centurion Severus membolehkan.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Jalanan yang tak lagi rata, menyulitkan Yesus untuk terus berjalan. Tapak demi tapak, langkah demi langkah, dèpa demi dèpa.. dan tanpa disadariNya, sebongkah batu menghadang kaki Yesus. Terjembablah Dia. Bertambahlah luka yang telah banyak di sekujur badanNya. &lt;i&gt;"Rabbi, bangunlah, kami mencintaimu.."&lt;/i&gt; teriakan para wanita Yerusalem terdengar lamat-lamat di telingaNya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;Meski mata Yesus tak mampu meihat lagi dengan jelas, suara sapaan cinta seorang Ibu kembali menguatkanNya.&lt;br/&gt;&lt;br/&gt;&lt;div class='zemanta-pixie'&gt;&lt;img src='http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=f3b3a362-c8f9-86f6-88ef-6e5859b0471d' class='zemanta-pixie-img'/&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-6738671341090295033?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/6738671341090295033/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-vii-gusti-yesus-dhawah-maneh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6738671341090295033'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6738671341090295033'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-vii-gusti-yesus-dhawah-maneh.html' title='Palèrènan VII : Gusti Yesus Dhawah Manèh'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-4578443808105047366</id><published>2009-04-22T09:23:00.001+07:00</published><updated>2009-10-21T09:30:20.006+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan VI : Feronika Ngusapi Pasuryan Dalem</title><content type='html'>Rombongan Simon dari Kirene, masih menuntun Yesus menyusuri jalan salibNya. Para simpatisanYesus tak henti-hentinya menangisi bahkan berteriak-teriak histeris, &lt;i&gt;"Tuhan, apa salahMu..??" "Rabbi, kuatkan hatiMu, kami selalu mencintaiMu.." "Yesus, pintalah, kami akan melawan mereka.."&lt;/i&gt; Ekstrim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan ketatnya, Alexander dan Rufus menjaga Yesus dengan maksud menculikNya untuk dibawa menyimpang dari arah ke Calvary. Perlahan dan pasti. Dengan mundurnya para pemuda dari Bet Lehem, serdadu Romawi segera kembali mengawasi Yesus. Demi melihat ada beberapa orang lain berwajah baru dan belum dikenal, para serdadu kembali mencambuk dan menendang mereka, para anggota rombongan Simon. Terjadi lagi, kegaduhan yang lebih hebat daripada sebelumnya. Perkelahian antara simpatisan Yesus dan para serdadu. Sekonyong-konyong datang bantuan bagi para serdadu, sekelompok besar orang suruhan imam Farisi yang turut menghalau Stefanus dan kawan-kawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kericuhan, Veronica mendesak maju menuju ke arah Yesus dari sela-sela massa. Dengan mantap dan yakin tanpa takut terusikkan sesiapapun. Sambil membawa pasu kecil berisikan air segar yang bercampur madu, Veronica berlutut di depan Yesus, mengusap wajah Yesus dari keringat, darah dan debu, meski hanya dengan secarik kacu dari pinggangnya. Menyegarkan.&lt;br /&gt;Pasu yang dibawa Veronica segera disodorkan ke bibir Yesus agar dapat segera diminum olehNya. Belum juga seteguk air madu yang terkecapi, kaki serdadu Romawi telang berganti di sana. Pasu itu pecah berkeping-keping, air madu pun tumpah, membasahi jalanan batu. Veronica menjerit histeris memukul-mukul serdadu tadi dengan tangan rapuhnya.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Sudahlah, biarkan saja."&lt;/i&gt; Sabda Yesus. &lt;i&gt;"Ia hanya menjalankan tugasnya. Terima kasih kau telah segarkan bathinKu."&lt;/i&gt; Merasa dibenarkan perbuatannya, serdadu tadi malah tertawa terbahak-bahak, menertawakan Veronica. Dengan wajah kuyu, Veronica mengambil kembali kacunya, yang sempat diinjak oleh serdadu tadi. &lt;i&gt;"Akan kusimpan kacu ini, sebagai kenangan akan diriMu, Rabbi."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus tersenyum, penuh kedamaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Related article:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.newadvent.org/cathen/15362a.htm"&gt;New Advent&lt;/a&gt; &amp; &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Saint_Veronica"&gt;Wikipedia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-4578443808105047366?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/4578443808105047366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-vi-feronika-ngusapi-pasuryan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4578443808105047366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4578443808105047366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-vi-feronika-ngusapi-pasuryan.html' title='Palèrènan VI : Feronika Ngusapi Pasuryan Dalem'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-2840379150870130886</id><published>2009-04-22T09:20:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T09:30:20.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan V : Gusti Yesus Di Tulungi Simeon Wong Sirena</title><content type='html'>Hari semakin siang, panas matahari yang membakar turut melemahkan Yesus. Para penghujat Yesus masih ada di sepanjang jalan, terus menerus memakiNya. Malkhi, seseorang yang pernah disembuhkan Yesus dari kebutaan menerobos barisan serdadu Romawi. Memaksa untuk memberi bantuan. Tentu saja para serdadu menolak mentah-mentah. Begitupun Remigus, yang dulu berpenyakit lepra, ditendang dengan entengnya oleh para serdadu karena hendak menolong Yesus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat gelagat yang sangat tidak enak itu, para pemuda dari Bet Lehem kebingungan mencari cara untuk menolongNya. Datanglah Stefanus [orang yang kelak menjadi martir pertama], menawarkan sebuah gagasan ditengah peliknya keadan. &lt;i&gt;"Aku baru saja datang dari Kirene, bersama rombongan yang ingin bertemu dengan Rabbi. Kami akan bantu Rabbi membawa salib."&lt;/i&gt; Ketiga pemuda Bet Lehem seperti mendapat harapan baru. &lt;i&gt;"Bagaimana kau akan melakukannya?"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Stefanus terdiam sejenak. Berpikir keras. &lt;i&gt;"Begini, tolong kalian hambat sejenak iring-iringan ini. Nanti biar Simon, kepala rombongan kami yang akan memutuskan."&lt;/i&gt; Segeralah Stefanus melesat, hilang di tengah kerumunan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terinspirasi dari Malkhi dan Remigus; Yoakim, Ruben, dan Yeremia anak Simeon, kembali menghadang parade berdarah itu. Memohon agar diperbolehkan membantu Yesus. Salah serang serdadu melihat mereka dan menyadari kalau ketiga pemuda itu adalah pembuat onar beberapa waktu sebelumnya. Bukannya di ajak bicara, melainkan tamparan dan pukulan bertubi-tubi menghujam ketiga pemuda Bet Lehem.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"et angariaverunt praetereuntem quempiam Simonem Cyreneum, venientem de villa patrem Alexandri et Rufi, ut tolleret crucem eius."&lt;/i&gt; (Mark 15:21)&lt;br /&gt;Seakan tanpa tahu apa-apa, Simon melintas begitu saja, dan dipanggil oleh serdadu untuk membawakan salib Yesus, sementara serdadu lainnya sibuk melayani ajakan ribut para pemuda. Inilah saat yang dinanti, Simon dengan ketegasan memanggul salib Yesus, Alexander dan Rufus anak-anaknya, memapah Rabbi Yesus untuk terus berjalan. Demi melihat peristiwa itu, ketiga pemuda Bet Lehem pun berhenti melakukan konfrontasi dan mundur teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap beberapa dèpa, Simon dan Stefanus; juga Alexander dan Rufus, beserta anggota robongannya, bergantian memikul salib dan memapah Yesus. Yohannes dan Maria Bunda Yesus tersenyum bahagia dari kejauhan, menyaksikan kejadian indah tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesus tetap tabah berjalan, menuju puncak kejayaanNya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-2840379150870130886?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/2840379150870130886/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-v-gusti-yesus-di-tulungi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/2840379150870130886'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/2840379150870130886'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-v-gusti-yesus-di-tulungi.html' title='Palèrènan V : Gusti Yesus Di Tulungi Simeon Wong Sirena'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-2128677956468126708</id><published>2009-04-22T09:10:00.000+07:00</published><updated>2009-10-21T09:30:20.007+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan IV : Gusti Yesus Kapapag Ingkang Ibu</title><content type='html'>Maria, Bunda Yesus, dikawal Yohannes dan beberapa pemuda dari Bet Lehem; Yoakim, Ruben, dan Yeremia anak Simeon, menerobos kerumunan massa, masuk keluar gang-gang sempit untuk memotong jalur perarakan Yesus oleh serdadu Romawi. Tampak pula Maria dari Magdala, Maria saudara Martha, dan Hanna orang Samaria ada dalam rombongan kecil Bunda Maria. Sementara di seberang jalan sana, di lorong yang lain, Yakobus &amp; Simon Petrus, dua saudara sepupuan, turut mengikuti parade berdarah itu secara sembunyi-sembunyi. Ah, masih takut pula Petrus, bila ketahuan seperti dini hari tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah melewati tikungan, iring-iringan Yesus berbelok kiri, kearah selatan menuju bukit Tengkorak. Sambil tetap berteriak, para serdadu kembali menyuruh kerumunan massa untuk memberi jalan, karena dirasa kecepatan tempuh semakin melambat. Yohannes dan rombongan kecilnya telah menunggu dari jarak sepelemparan batu kedepan, semoga ada kesempatan untuk menghibur Yesus.&lt;br /&gt;Iring-iringan semakin maju, mendekati Maria Bunda Yesus. Ketika sampai pada hitungan dua dèpa, terjadi hal yang tak diduga. Tanpa adanya kesepakatan dan perhitungan yan matang, Petrus dan Yakobus menghalau para serdadu dari sisi kanan iring-iringan Yesus. Terjadi sedikit kegaduhan. Rupanya Petrus telah mengeraskan hati untuk melawan keadaan, Ya, Simon si batu karang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demi melihat kesempatan yang baik, para saudara jauh Yesus dari Bet Lehem, turut memperkeruh suasana, mengganggu para serdadu dari sisi kiri mereka. Suasana semakin gaduh, Yesus terdiam, dan berlutut di jalanan. Maria Bunda Yesus, perlahan mendekati PuteraNya, mencium keningNya, mengusap pipiNya yang penuh darah dan keringat. Yesus menengadah, tersenyum dan bersabda, &lt;i&gt;"Ibu, inilah jalanKu. Jadilah Ibu bagi dunia, jadilah Ibu bagi semua orang sebagai penggantiKu.."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Maria Bunda Yesus telah menyadari bila PuteraNya akan menyampaikan hal itu, &lt;i&gt;"Yesuha, bagaimanapun, Kau tetap AnakKu.."&lt;/i&gt; Yohannes yang selalu mendampingi Maria turut tersenyum demi melihat kepasrahan dan ketegaran hati Yesus.&lt;br /&gt;Suasana semakin panas, Petrus dan Yakobus tak kuasa melawan serdadu Romawi, begitupun Yoakim, Ruben dan Yeremia; orang-orang suruhan para tua adat Farisi membantu para serdadu untuk melawan mereka. Yohannes, segera menarik Maria kesisi jalan agar tak terkena tendangan para serdadu yang kini membabi buta. &lt;i&gt;"Rabbi, aku akan membebaskanMu.."&lt;/i&gt; seru Petrus. Alih-alih senang, Yesus menatap dalam ke mata Simon Petrus, seakan menyuruhnya untuk pergi, jauh, tak perlulah membebaskanNya.&lt;br /&gt;Petrus si nelayan Capernaum, seakan paham maksudNya, mundur teratur bersama Yakobus sepupunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Bangun kau pemalas.!!"&lt;/i&gt;, serdadu Romawi menarik dan memaksa Yesus untuk kembali berjalan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-2128677956468126708?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/2128677956468126708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-iv-gusti-yesus-kapapag.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/2128677956468126708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/2128677956468126708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/04/palerenan-iv-gusti-yesus-kapapag.html' title='Palèrènan IV : Gusti Yesus Kapapag Ingkang Ibu'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-6568443947005249918</id><published>2009-03-25T10:01:00.001+07:00</published><updated>2009-03-25T10:03:45.001+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan III : Gusti Yesus Dhawah</title><content type='html'>Para serdadu Romawi sibuk membuka jalan bagi Yesus yang sedang memanggul salib. Semua suara bercampur menjadi satu, riuh rendah penuh kegaduhan. Dari yang menghujat: suruhan dan simpatisan kaum Farisi, tua adat Saduki, massa yang telah terprovokatif, serdadu Romawi; hingga yang mendukung dan memberi support: orang-orang yang pernah disembuhkan Yesus, para muridNya, saudara sesama peziarah dari Galilea, para pelacur dan penjahat, para pemungut cukai, orang kebanyakan yang pernah merasakan dicintai dan dikasihi olehNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedari rumah Pontius Pilatus, perarakan Yesus berlanjut ke arah barat, menyusuri lorong sempit beralaskan jalan bebatuan yang telah ada di sana sejak masa Salomon.&lt;i&gt; "Pembohong..!! Kalau kau memang anak Tuhan, buktikan..!!!"&lt;/i&gt; Para penghujat tak henti berseru.&lt;i&gt; "Panggil laskar malaikatmu..!!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para serdadu semakin tak sabar, ingin segera mengakhiri prosesi tersebut, mereka berteriak-teriak, menghunus pedang sambil mengayun-ayunkannya agar massa memberi jalan menuju bukit &lt;a href="http://www.wcg.org/lit/jesus/golgotha.htm"&gt;Golgotha&lt;/a&gt;. Salah satu serdadu dengan mudahnya menendang Yesus, dengan maksud memaksa agar mempercepat jalannya. &lt;i&gt;"Ya Tuhan.. jangan kau tendang Dia. Andai kau mengalaminya.."&lt;/i&gt;, sambil terisak beberapa wanita, teman seperjalanan Maria Bunda Yesus memohon pada serdadu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/Scme02pWhGI/AAAAAAAAACw/6KclscLoSu4/s1600-h/stat3.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 189px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/Scme02pWhGI/AAAAAAAAACw/6KclscLoSu4/s320/stat3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316955465946924130" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lelah disiksa , Yesus sempoyongan dan terjatuh.. Satu tendangan serdadu di kaki Yesus semakin melemahkan tubuh Yesus. Lutut lemah Yesus, terpaksa harus menerima beban tubuhNya, menghujam jalanan batu.Kesakitan tersebut adalah kesempatan bagiNya, mengambil napas dalam-dalam, menyeka keringat dan darah di wajahNya, menelan ludah bercampur darah, sebagai penyegar ragawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam satu hentakan, Yesus kembali berdiri. Meneruskan tugas perutusanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;------------&lt;br /&gt;NotaBene:&lt;br /&gt;Photo taken by Hanan Isachar/CORBIS&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-6568443947005249918?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/6568443947005249918/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/03/palerenan-iii-gusti-yesus-dhawah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6568443947005249918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6568443947005249918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/03/palerenan-iii-gusti-yesus-dhawah.html' title='Palèrènan III : Gusti Yesus Dhawah'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/Scme02pWhGI/AAAAAAAAACw/6KclscLoSu4/s72-c/stat3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1205793722153384472</id><published>2009-03-25T09:51:00.005+07:00</published><updated>2009-03-25T09:58:59.622+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan II : Gusti Yesus Manggul Pamenthangan</title><content type='html'>Masih terdengar, riuh rendah suara massa yang beringas, &lt;i&gt;"Crucifige..!! crucifige Iesu.!! Crucifige illum..!!"&lt;/i&gt;  Meski para serdadu pengawal &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Pontius_pilate"&gt;Pontius Pilatus&lt;/a&gt; telah membawa Yesus masuk ke dalam arena penghukuman. Tendangan, pukulan, cambukan, tak henti-hentinya mendera tubuh Yesus. Darah dan keringat membasahi lantai arena penghukuman. Tak ketinggalan, sebuah mahkota yang terbuat dari tanaman berduri turut menghiasi kepala Yesus. &lt;br /&gt;&lt;Photo 2&gt;&lt;br /&gt;Sambil mencambuk dan memukul Yesus, para serdadu mengolok-olokNya, &lt;i&gt;"eum have rex Iudaeorum..!!"&lt;/i&gt;  Memberinya tongkat perlambang kekuasaan, berlutut dan membungkuk di depan Yesus, memberi hormat, dan dalam sesaat kemudian meludahi wajahNya...&lt;br /&gt;Dalam kesakitan dan kelelahanNya, Yesus masih sempat tersenyum melihat para simpatisanNya yang masih berseru untuk membebaskanNya. Yesus kembali teringat sabdaNya &lt;i&gt;"..Filius hominis tradetur ut crucifigatur."&lt;/i&gt;(Mat.26:2) Mereka masih belum paham akan sabda Yesus..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentuk kayu gelondongan yang masih kasar, disampirkan ke pundak Yesus, setelah Yesus dipaksa berdiri. Sambil menendang Yesus, para serdadu menggiringNya untuk berjalan menuju bukit tengkorak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Perjalanan masih panjang..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.thepassionofthechrist.com/v2/index.html"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 193px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/ScmcZe3ZAdI/AAAAAAAAACo/FOBmCX9Tzlo/s320/Via+Dolarosa+2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5316952796683633106" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Related Articles:&lt;br /&gt;Matthew 27:27-31, Mark 15:16-20&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1205793722153384472?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1205793722153384472/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/03/palerenan-ii-gusti-yesus-manggul.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1205793722153384472'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1205793722153384472'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/03/palerenan-ii-gusti-yesus-manggul.html' title='Palèrènan II : Gusti Yesus Manggul Pamenthangan'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/ScmcZe3ZAdI/AAAAAAAAACo/FOBmCX9Tzlo/s72-c/Via+Dolarosa+2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-3112596992656812876</id><published>2009-03-25T09:46:00.002+07:00</published><updated>2009-03-25T09:50:32.438+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Via Dolorosa'/><title type='text'>Palèrènan I : Gusti Yesus Kapatrapan Ukum Kisas</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;i&gt;"Tu es rex Iudaeorum?"&lt;/i&gt; tanya Pontius Pilatus.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Tu dicis.."&lt;/i&gt; Jawab Yesus.&lt;br /&gt;Sebuah pembelaan tanpa perlawanan telah diajukan olehNya. Tetap saja massa asuhan para imam kepala dan tua-tua adat Farisi &amp;amp; Saduki semakin beringas. Mereka menuntut hak mereka untuk didengar oleh penguasa, menuntut hak mereka agar penguasa membebaskan satu tahanan bagi mereka. Barabbas, seorang anggota &lt;a href="http://terrorism.about.com/od/groupsleader1/p/Sicarii.htm"&gt;SICARIIi&lt;/a&gt;, penjahat berat penentang kekuasaan Kekaisaran Romawi. &lt;i&gt;"non hunc, sed Barabbas..!!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Semakin beringas, massa berseru, &lt;i&gt;"Crucifige..!! crucifige Iesu.!! Crucifige illum..!!"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa orang yang merasa pernah ditolong oleh Yesus tersadar.. mereka merasa harus membalas kebaikanNya. Mereka pun berteriak memohon pengampunan dan pembebasan bagi &lt;a href="http://www.answers.com/topic/yeshua-bar-abba"&gt;Yesus, Sang Putera Bapa.&lt;/a&gt; &lt;i&gt;Yesuha bar Abbas...&lt;/i&gt; Entah setan mana yang menutup telinga penguasa, nama &lt;i&gt;Yesuha&lt;/i&gt; tersamarkan, hanya &lt;i&gt;bar Abbas&lt;/i&gt; yang terdengar. Bebaslah Barabbas...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.answers.com/topic/mih-ly-munk-csy-1"&gt;&lt;img style="width: 453px; height: 211px;" src="http://lh6.ggpht.com/_bXxLq9Qy35k/ScmasGOMbBI/AAAAAAAAACk/lxP7ETy3A94/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pontius Pilatus menyerahkan Yesus kepada massa, hanya karena khawatir pada kedudukannya yang akan dikira mendukung pemberontakan. Dia tidak tahu, sebuah revolusi cinta sedang bergolak. Sebentuk kebencian yang menyamarkan rasa cinta itu sendiri. Bukankah karena begitu cintanya seseorang bisa menjadikannya benci tak ter peri?&lt;br /&gt;Yesus menerima apa adanya, tanpa protes. Membiarkan dirinya larut dalam amuk massa, membiarkan dirinya diikat dan menerima pukulan, cambukan, tendangan.. &lt;i&gt;The show must go on...&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Related articles:&lt;br /&gt;Matthew 27:11-26, Mark 15:1-15,&lt;br /&gt;Luke 23:13-25, John 18:28-40 - 19:1-16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="zemanta-pixie"&gt;&lt;img src="http://img.zemanta.com/pixy.gif?x-id=bcc8ba2d-b005-4a5f-9340-e77a65bff067" class="zemanta-pixie-img" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-3112596992656812876?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/3112596992656812876/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/03/palerenan-i-gusti-yesus-kapatrapan-ukum.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3112596992656812876'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3112596992656812876'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/03/palerenan-i-gusti-yesus-kapatrapan-ukum.html' title='Palèrènan I : Gusti Yesus Kapatrapan Ukum Kisas'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh6.ggpht.com/_bXxLq9Qy35k/ScmasGOMbBI/AAAAAAAAACk/lxP7ETy3A94/s72-c/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1352945150066053090</id><published>2009-02-16T01:38:00.004+07:00</published><updated>2009-02-16T01:52:37.808+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edifying'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Shares'/><title type='text'>Berdua Beriringan</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Serasa baru kemarin sore, hujan deras yang menyertai Sakramen Perkawinan kita, Gereja Keluarga Kudus, Banteng, Yogyakarta.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;16 Februari 2000, pukul 16.00 WIB, kita berjalan beriringan, berdua menuju altar keabadian cinta. Segala suara &lt;i&gt;kontra&lt;/i&gt; mau-tak mau harus menjadi &lt;i&gt;pro&lt;/i&gt;, dan para &lt;i&gt;pro&lt;/i&gt; semakin mendaraskan doa syukur dan pujian. Tidak remaja lagi, tetapi telah cukup dewasa menurut hukum &lt;i&gt;kanon&lt;/i&gt; Gereja Katolik, mampu membuat keputusan sendiri, untuk tidak hidup sendiri. Saling berjanji dan berbagi..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Segala keceriaan, segala kesukaan, segala kesenangan, segala kebahagiaan adalah milik kita berdua. Semua kekecewaan, semua kesedihan, semua kenakalan, semua kesukaran adalah tantangan bagi kita berdua.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;Let it flows, where the stream goes.. we're just dust in God's hand. Let Him decide our path, along with our laughs..&lt;/i&gt; Tak terasa telah sembilan tahun berlalu, saat janji suci itu terucap, saling mengikat diri dalam ikatan perkawinan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;img src="http://lh3.ggpht.com/_bXxLq9Qy35k/SZhfnH5S4EI/AAAAAAAAACg/dfST1web8Zg/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800" style="max-width: 800px; width: 485px; height: 350px;" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Berpuluh tahun masih menanti untuk kita jalani, beratus kisah masih akan terjadi, beribu kenangan kelak tertoreh di dalam hati, berjuta cinta masih tersedia untuk kita miliki berdua..&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1352945150066053090?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1352945150066053090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/02/berdua-beriringan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1352945150066053090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1352945150066053090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/02/berdua-beriringan.html' title='Berdua Beriringan'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://lh3.ggpht.com/_bXxLq9Qy35k/SZhfnH5S4EI/AAAAAAAAACg/dfST1web8Zg/s72-c/%5BUNSET%5D.jpg?imgmax=800' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-5902636293135255925</id><published>2009-01-29T02:29:00.003+07:00</published><updated>2009-01-29T02:34:12.937+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Tanaman'/><title type='text'>~ Coccoloba uvifera ~</title><content type='html'>&lt;div xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml"&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tumben-tumbenya mau mbahas tanaman, tapi yang satu ini memang spesial kok. Pertama tahu di berbagai sudut Hyatt Regency Yogyakarta; poolside Kemangi Bistro, Camp Hyatt, North Garden, sampe ke Bogey's Teras. Si "Anggur Laut" ini bertebaran disana.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Demi melihat batangnya yang kekar berurat-urat [peringatan penulis: mohon dibedakan dengan "batang berurat" yang lain; Beringin misalnya] secara kasat mata mirip Jambu Klutuk &lt;i&gt;(Psidium guajava)&lt;/i&gt; tapi lebih berkambium. Dengan daun bulat-bulat kaku, sangat pas dijadikan sarana peneduh. Dengan batang yang dapat diatur/disesuaikan arah tumbuhnya, nggak percuma kalau "SeaGrape" cepat menjadi primadona pertamanan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Mirip dengan mamalia, Anggur Laut juga mempunyai dua "gender" [ingat &lt;a title="http://id.wikipedia.org/wiki/Pepaya" target="_blank" href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=59623972518&amp;amp;h=40354fe38dc3fa5a0cbe30a83a888e73&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FPepaya"&gt;Pepaya? &lt;i&gt;(Carica papaya L.)&lt;/i&gt;&lt;/a&gt; Berbuah=feminim, berbunga=maskulin]. Anggur Laut &lt;i&gt;maskulin&lt;/i&gt; hanya berbunga saja, dengan batang yang cenderung bertumbuh menjulang keatas. Sementara Anggur Laut &lt;i&gt;feminim&lt;/i&gt; dapat berbuah dengan daun lebih kaku dan pertumbuhan batang cenderung lebih merunduk. Bila anda menemukan bibit Anggur Laut yang masih &lt;i&gt;prasekolah&lt;/i&gt;, coba lihat urat daunnya, bila berwarna kemerahan, hampir pasti bakal tumbuh menjadi Anggur Laut &lt;i&gt;feminim&lt;/i&gt;. Mengingat daya tahannya yang tinggi terhadap garam, sangat cocok ditanam di daerah dekat laut [namanya juga Anggur Laut...]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="photo photo_none" align="center"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30220043&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=59623972518&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=59623972518&amp;amp;id=1416117741"&gt;&lt;img onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" class="" alt="" src="http://photos-d.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v2058/107/50/1416117741/n1416117741_30220043_7835.jpg" style="width: 363px; height: 210px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Tak hanya sebagai hiasan taman dan peneduh semata, Anggur Laut ternyata berkhasiat juga loh.. [ketika mengucap "loh", harus agak ditelan... lidahnya..] Satu khasiat yang sudah terbukti keampuhannya sebagai &lt;b&gt;obat diare&lt;/b&gt;.&lt;br /&gt;Untuk obat diare dipakai + 10 gram buah Coccoloba uvifera yang masih muda, dicuci dan direbus dengan 1 gelas air sampai mendidih, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum sekaligus. Dijamin tokcer! Bila&lt;br /&gt;sakit masih berlanjut hubungi dokter dan Puskesmas terdekat [Lha iya dong... masak lha iya lahh....]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Selain itu, SeaGrape juga mengandung &lt;b&gt;saponin&lt;/b&gt; [toxic kuat untuk serangga, ikan dan amfibi], &lt;a title="http://www.tempo.co.id/medika/arsip/042001/pus-2.htm" target="_blank" href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=59623972518&amp;amp;h=b8a1b7e302e825aa1ef5edd5eff96bc2&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.tempo.co.id%2Fmedika%2Farsip%2F042001%2Fpus-2.htm"&gt;&lt;b&gt;flavonoida&lt;/b&gt; [anti tumor/kanker, anti virus, anti alergi dan anti kolestrol]&lt;/a&gt;, dan &lt;a title="http://elearning.unej.ac.id/courses/FAU1502/document/tanin.ppt?cidReq=FAU1502" target="_blank" href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=59623972518&amp;amp;h=c4e4c15a54be752074d498478d61ba6a&amp;amp;url=http%3A%2F%2Felearning.unej.ac.id%2Fcourses%2FFAU1502%2Fdocument%2Ftanin.ppt%3FcidReq%3DFAU1502"&gt;&lt;b&gt;tanin&lt;/b&gt; [Pengikat ion logam, penyerap protein, dan antioksidan biologis].&lt;/a&gt; Sudah pasti kegunaan dan kadarnya dalam Anggur Laut perlu penelitian lebih lanjut dari lembaga yang berkompeten [sambil &lt;i&gt;poke&lt;/i&gt; para dokter dan apoteker].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Well, demikian sekelumit "penelitian" singkat tentang Anggur Laut yang sering ditemui tapi belum mengenalnya lebih jauh.. [sekarang sudah kenal..] Di bawah ini ada link tentang Anggur "SeaGrape" Laut dari situs yang lebih &lt;i&gt;mumpuni&lt;/i&gt; dari tulisan di atas. Again, semoga bermanfaat..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;~ &lt;a title="http://en.wikipedia.org/wiki/Coccoloba_uvifera" target="_blank" href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=59623972518&amp;amp;h=850239cd12e2e4bbef1933a4d6598376&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fen.wikipedia.org%2Fwiki%2FCoccoloba_uvifera"&gt;WikiPedia : Coccoloba uvifera&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;~ &lt;a title="http://www.floridata.com/ref/C/cocc_uvi.cfm" target="_blank" href="http://www.facebook.com/note_redirect.php?note_id=59623972518&amp;amp;h=5bf923e829d1387c7bb01e56aa88a212&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.floridata.com%2Fref%2FC%2Fcocc_uvi.cfm"&gt;Flori Data&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-5902636293135255925?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/5902636293135255925/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/coccoloba-uvifera.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5902636293135255925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5902636293135255925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/coccoloba-uvifera.html' title='~ Coccoloba uvifera ~'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-15757905274448785</id><published>2009-01-21T10:02:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:40:03.710+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>Berteriaklah..!!</title><content type='html'>&lt;div class="note_content clearfix"&gt; &lt;div&gt;Lepaskanlah..&lt;br /&gt;Serukanlah..&lt;br /&gt;Biarkan dunia mendengar suaramu..&lt;br /&gt;Jadikan alam sebagai saksi..&lt;br /&gt;(Ignatio 0109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_left"&gt;&lt;div class="caption"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear_left"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Ketika sesak meliputi dada, biasanya orang akan berteriak. Entah sebagai pelepas sesak dada, atau pelepas beban pikiran dan bathin. Apa mau dikata, curhat tiada guna, [hanya] diberi petuah dan arahan serta petunjuk yang [sudah pasti] semakin menyesakkan dada dan beban pikiran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;i&gt;Mau? Mau? Mau?&lt;/i&gt;  Coba saja... &lt;b&gt;HHHAAAAAAAAHHHH!!!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Teman masa kuliah dulu, Antonius Heri, sering sekali berteriak, "LUSIII...!!!" hanya karena kangen sama pacarnya. Begitupun Maria Mokolomban, pernah sekali waktu memintaku untuk mengantarnya dari Nologaten, Caturtunggal, Depok, Sleman ke Parngtritis, Bantul sana, hanya agar bisa teriak-teriak dengan bebasnya di alam terbuka. Pun beberapa orang khusus datang ke Gardu Pandang di Kaliurang, Yogyakarta, hanya untuk berteriak.. [kebanyakan sedang latihan teater..]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt; &lt;b&gt;HHUUUHHH.... HHHAAAAAAHHHH!!!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Maaf, saya keliru, ternyata tidak hanya sebagai pelepas sesak di dada, juga sebagai sarana pelepas rindu, latihan olah suara dan artikulasi, juga sekedar having fun, bisa di alam terbuka, bisa pula di dalam discotheque. Belum lagi teriakan dan seruan-seruan di dalam barak militer, arena balap kuda, sabung ayam, tinju, hingga panggung kampanye dan panggung hiburan. [kalo panggung kampanye; &lt;b&gt;MAANNAAA...AMMPLOOOPP...??&lt;/b&gt;; kalo di panggung hiburan; &lt;b&gt;&lt;span&gt;AAAIIIIRRRRR....AAIIIRRR..&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;.!!&lt;/b&gt;]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear_right"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;By the way, kalau soal kesenangan dibawa-bawa, tidak ada masalah, selama ketika teriakan-teriakan itu terujar tidak ada orang disekitar kita; mending kalau hanya dirasa mengganggu daripada dianggap kurang waras. Sebetulnya ada cara lain menyatakan teriak sebagai komoditi, ikut kontes teriak [ach... yang bener..??]. Ketika Indonesia merayakan Hari Sumpah Pemuda 2008 [tanggal berapa hayoo...?!] sebuah acara juga digelar di Global Village, Dubai; kontes teriak!! Ada sekitar 14 kategori dengan acuan utamanya; Berteriak, Berseru, Bertepuk Tangan, dan Bersiul. So pasti banyak peminatnya, hingga mengundang Guinness Book of Record untuk dicatatkan. &lt;b&gt;&lt;span&gt;YYAAALLLLAAAA.....YAAALLLA&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;AAAA...!!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; Marilah kita berteriak...!! Serukan kemenangan kita; atas rasa minder tak ingin berteriak.... &lt;b&gt;HHIIIIYYYAAAAAAA...!!!&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-15757905274448785?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/15757905274448785/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/berteriaklah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/15757905274448785'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/15757905274448785'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/berteriaklah.html' title='Berteriaklah..!!'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-5471479348852919807</id><published>2009-01-21T09:55:00.001+07:00</published><updated>2009-01-21T10:02:06.915+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='books'/><title type='text'>C.U.R.H.A.T</title><content type='html'>Meraba dalam gelap ku..&lt;br /&gt;Mencari hati yang terbagi..&lt;br /&gt;Terhempaskan waktu berlalu..&lt;br /&gt;Tak kuasa ku..&lt;br /&gt;(Ignatio 0109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Belakangan hari banyak yang curhat. Entah hubungan pekerjaan, asmara, hingga hal sepele semacam,&lt;i&gt;"Mas, mending ngisi pulsa yang 20.rb atau 25.rb ya..??"&lt;/i&gt; [ménékétéhé...] Maaf, tanpa bermaksud mengecilkan hati peminta pendapat, hal-hal [sepele] yang [setidaknya menurutku] tidak perlu diperbincangkan tak akan dibahas..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Pekerjaan&lt;/b&gt;; bukan urusan saya. Itu urusan si pekerja dan pemberi kerja tentu saja. Syukur-syukur di perusahaan [atau tempatnya mencari nafkah] ada sebuah sistim yang melegalkan curhat antara bawahan dan atasan [I'm happy for it]. Dari pada &lt;i&gt;ngedumel&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;misuh-misuh&lt;/i&gt; dibelakang orang yang dimaksud [bisa bisa bawahan, rekan sejawat atau atasan] mending salurkan melalui &lt;i&gt;channel&lt;/i&gt; curhat yang legal; conselling, coaching, training, appraisal, etc. Niscaya cespleng dan tuntas..&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Lha kalo nggak ada channel yang tersedia, cuman gelombang SW, itupun intensitasnya tidak ajeg...?? [kalau kurang paham metafora tadi, silahkan japri ke saya]&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Menurut seorang bijak, bantu mereka para pen-curhat melalui orang terdekat [bisa isteri/suami, partner kerja, boss] agar dapat meringankan [setidaknya] beban pikiran dan perasaan mereka. Tentu saja sang pendengar harus sangat obyektif, banyak mendengar mengumpulkan data dan tentu saja sedikit bicara, karena porsi si pen-curhat lebih banyak bicara.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;b&gt;Asmara&lt;/b&gt;; bukan urusan saya. Itu urusan si pen-curhat dan orang yang terlibat masalah asmara dengan si pen-curhat. Bisa satu arah; A♥B, B♥C, C♥D&amp;amp;E. Bisa pula dua arah; A♥B, B♥A. Kalau dua arah lebih gampang penanganannya; ortu A&amp;amp;B, sahabat terdekat A&amp;amp;B, atau lembaga resmi yang lebih mumpuni; pskiater, KUA, clinic theraphy, Rohaniawan, etc. Kalau satu arah; so pasti lebih rumit dan njlimet. Pendengar cuma bisa mendengar [lha iya dong... masa lha iya lah..??] membiarkan si pen-curhat melampiaskan segalanya...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ehemm.. kok jadi menggurui ya..?? Intinya, saya hanya ingin "jualan buku bagus" yang sayangnya jarang dipublikasikan secara terbuka [meski ada juga di toko buku, tapi jarang diekspos]. Buku-buku tersebut sangat membantu saya menyikapi curhat dari beberapa teman, tanpa mereka tahu kalau saya sudah belajar dulu [thanks to those whom introduce me these books].&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SXaPo3wtbTI/AAAAAAAAABY/KyDfgeja_8A/s1600-h/n1416117741_30216565_8562.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 90px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SXaPo3wtbTI/AAAAAAAAABY/KyDfgeja_8A/s320/n1416117741_30216565_8562.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5293576344346389810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-5471479348852919807?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/5471479348852919807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/curhat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5471479348852919807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5471479348852919807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/curhat.html' title='C.U.R.H.A.T'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SXaPo3wtbTI/AAAAAAAAABY/KyDfgeja_8A/s72-c/n1416117741_30216565_8562.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-5975334369401903497</id><published>2009-01-08T01:28:00.007+07:00</published><updated>2009-01-29T02:50:03.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>G.O.L.F</title><content type='html'>Once upon a time... [&lt;span style="font-style: italic;"&gt;mirip cerita HC Andersen..&lt;/span&gt;] there life a beautiful young lady in the forest whom being greet by the undercover prince.. [&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tuh kan... jadi dongeng...&lt;/span&gt;.]&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu peristiwa [awas.. mulai lagi..], kami kedatangan tamu, sebut saja tuan Alfa, yang ingin bisa bermain golf. Dengan penuh keyakinan, tuan Alfa bersikukuh harus bisa menguasai permainan golf dalam waktu dua minggu..!! Sebuah keputusan dan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;goal-setting&lt;/span&gt; yang cukup gila menurutku. Bagaimana tidak, rata-rata orang awam yang baru mulai bermain golf baru siap setelah [setidaknya] satu bulan, itupun selama empat kali seminggu, setiap latihan menghabiskan sampai 500 bola di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;driving range &lt;/span&gt;setiap latihan, dan mencatat segala sesuatu tentang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;grip,&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;swing &lt;/span&gt;dan semuanya secara saksama.&lt;br /&gt;Lha yang ini, kok yo nekad, mau pintar dalam waktu dua minggu..&lt;br /&gt;Ternyata semua peralatannya tuan Alfa telah siap, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Driver 10,5° &lt;/span&gt;merk ternama, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wood &lt;/span&gt;3&amp;amp;5 hingga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Rescue&lt;/span&gt;, Iron set dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;blade &lt;/span&gt;yang full mengkilat, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Putter &lt;/span&gt;futuristik yang katanya dibeli seharga kamera digital prosumer, Golf Bag yang harganya setara satu sepeda motor produksi China, Golf Shoes seharga tidak lebih murah dari putter. Belum lagi utilities lainnya; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tee&lt;/span&gt; [konon dari jenis sekali pakai], &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ball &lt;/span&gt;[sebuah sama dengan flashdisk 512Mb. harganya], &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ball Marker &lt;/span&gt;[bonus dari topi yang pet-nya ber-magnet], T-Shirt senilai DVD Player, Topi dengan merk terkenal yang bernuansa golf; Titleist, Callaway, Mizuno, Jack Nicklaus, Nike TW, Lynx, Mc.Gregor, Nickent hingga Beres [&lt;span style="font-style: italic;"&gt;swear..!! ini merk peralatan golf, bukan sekedar; "Beres, Boss..."&lt;/span&gt;].&lt;br /&gt;Tak ketinggalan; sun-screen dengan SPF.50 termasuk satu perangkat &lt;span style="font-style: italic;"&gt;GPS &lt;/span&gt;tercanggih. Waw...!!! Luar biasa..!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SWUHUUiMH2I/AAAAAAAAABQ/0Lf3eZm0e9A/s1600-h/Hole8d.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 174px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SWUHUUiMH2I/AAAAAAAAABQ/0Lf3eZm0e9A/s320/Hole8d.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288641383107403618" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Di satu sisi, seseorang lainnya, kita sapa beliau pak Bravo, hanya memiliki Iron-7, Pitching 56° dan Putter. Glove yang dipakai juga bukan dari jenis sekali pakai langsung buang, bersepatukan keds biasa dan berkaos seadanya, jenis kaos berkerah yang mudah ditemui di dalam keranjang-keranjang obralan swalayan besar.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Kayaknya saya belum bisa main ke lapangan, Mas." &lt;/span&gt;ujar beliau suatu ketika. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Mukulku masih jelek." &lt;/span&gt;Betapa bijaknya, mengingat beliau pak Bravo sudah habis berbulan-bulan berlatih golf dengan tekun. Kapan dong mainnya..??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mungkin [dan hampir 90%] salah satu dari mereka, atau pula kombinasi unik dari keduanya. Tuan Alfa, siap dengan segala peralatan tercanggihnya, tapi yang namanya golf [dan kehidupan itu sendiri] adalah permainan yang mengandalkan hati. Tak bisa di target sebagaimana rupa untuk dicapai pada kurun waktu tertentu, meski telah siap segala peralatannya..&lt;br /&gt;Bapak Bravo secara mental mungkin lebih siap [setidaknya begitu perasaanku padanya... taela..] hanya karena peralatan yang kurang beliau merasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;masih jelek&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Mungkinkah keduanya disatukan? Mental yang siap dengan peralatan yang mutakhir. Atau peralatan yang minim dan bertambah seiring dengan semakin dewasanya penguasaan mental seseorang. Yang pasti, tak ada yang mampu mencapai kesempurnaan, selain Tuhan Yang Mahaesa, Allah Maha Besar, Sang Hyang Widhi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, let's pray... semoga tuan Alfa, orang yang serba berlebihan mau berbagi dengan orang yang berkekurangan, dan semoga pak Bravo mau melayani sesamanya, berbagi ilmu dan mentalitas sehat meski dalam keadaan berkekurangan, menguatkan hati sesama..&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SWUGYkj8UzI/AAAAAAAAABI/TguCxcDhH7Y/s1600-h/IMG_6070.jpg"&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 394px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SWUGYkj8UzI/AAAAAAAAABI/TguCxcDhH7Y/s320/IMG_6070.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5288640356617573170" border="0" /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/a&gt;EPILOGUE:&lt;br /&gt;Tuan Alfa mulai bermain gol sekenanya di padang golf setelah latihan rutin selama tiga bulan, hingga&lt;span style="font-style: italic;"&gt; grip &lt;/span&gt;putter harus diganti, hingga sun-screen habis sebotol, hingga &lt;span style="font-style: italic;"&gt;batteray &lt;/span&gt;GPS perlu diganti pula..&lt;br /&gt;Bapak Bravo kini menemani tuan Alfa, berbagi pengetahuan dan saran sambil turut menggunakan peralatan golf tuan Alfa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;GOLF:&lt;br /&gt;Gentleman Only, Ladies Forbidden. [I'm not sure...]&lt;br /&gt;Gender Order, Least Forgotten.      [sometime..]&lt;br /&gt;Girls Or Lads, Fairpaly..!                [supose..]&lt;br /&gt;Grip On, Look Forward..!              [watch-out...]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-5975334369401903497?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/5975334369401903497/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/golf.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5975334369401903497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5975334369401903497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/golf.html' title='G.O.L.F'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SWUHUUiMH2I/AAAAAAAAABQ/0Lf3eZm0e9A/s72-c/Hole8d.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-7378903690304116299</id><published>2009-01-05T14:10:00.003+07:00</published><updated>2009-01-29T02:50:18.878+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><title type='text'>Matinya Media</title><content type='html'>[Sebuah respon reaktiv atas tulisan Sdr. Kristupa Saragih;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://kristupa.kompasiana.com/2009/01/04/jpg-magazine-berhenti-terbit/"&gt; JPG Magazine Berhenti Terbit&lt;/a&gt;]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kematian sebelum adanya kehidupan.."&lt;br /&gt;(Ignatio 0109)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih menyimpan majalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;FOTO-Media &lt;/span&gt;jaman dulu, dengan anggapan akan mendapat banyak ilmu disana, maklum, jaman masih analog.. Betapa bungah hati ini, demi melihat lembar-lembar berwarna di dalam majalah [yg nggak murah u/ ukuran mahasiswa] penuh ilmu dan tentu saja sponsor yang mengisi sekitar 30% kandungan majalah. Nasib majalah-majalah FOTO-Media saya sekarang dirawat oleh HRD Hyatt Regency Yogyakarta di etalase Perpustakaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih lekat pula majalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;snap! &lt;/span&gt;yang sarat makna dan warna, dan berujung pada pengunduran diri seketika, alias bubar. [satu kenang-kenangan yang masih kupunya; Photo Techniques Vital Skills Guide, gambar-gambarnya ehemm...]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;HSB &lt;/span&gt;Himpunan Seni-foto Bengawan, asli Surakarta. Majalah yang membahas dunia fotografi terbit secara ekslusif bagi para anggotanya. [lucky me, dapat bocoran..]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiada seorangpun yang berpendapat salah, semua benar, meski harus dilihat dari kacamata setiap orang tersebut. Bagaimanapun, Derek Powazek dan Heather Powazek Champ adalah pioneer yang membuka jalan, meski mereka harus meninggalkan ruote yang telah mereka rintis, yang semoga saja, membuka route lain yang baru..&lt;br /&gt;Semoga majalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;EXPOSURE &lt;/span&gt;masih akan terbit, selama tidak harus dicetak [kasian tuh pu'unan ditebangin..] dan para kontributor tetap setia menyumbangkan sedikit celebrar-nerve bagi majalah EXPOSURE. [sambil berharap-harap cemas; semoga Kristupa Saragih &amp;amp; Valens Riyadi tidak walk-out terhadap Fotografer.Net sebagaimana Derek &amp;amp; Heather...]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-7378903690304116299?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/7378903690304116299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/matinya-media.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7378903690304116299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7378903690304116299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2009/01/matinya-media.html' title='Matinya Media'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-3927027541691598394</id><published>2008-12-31T19:47:00.003+07:00</published><updated>2009-01-29T02:50:36.210+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><title type='text'>New Year ; Tahun Baru</title><content type='html'>Betapa kita sangat mengagungkan malam tahun baru, yang jatuh pada malam ini; 31 Desember 2008, menuju tahun 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa harus special.?? Dalam kurun satu tahun kita merayakan banyak "tahun baru"; tahun baru Hijriah, tahun baru Gregorian (yang dipakai oleh Indonesia dan banyak negara di dunia), tahun baru Imlek (yang "Gong Xi Fat Choy"), tahun baru Saka, dan banyak tahun baru lainnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi ingat temanku, Chef Adzan Budiman (specialis pre-opening &amp;amp; consultan restoran-restoran ternama) "&lt;span class="status_body"&gt;kenapa gw selalu benci tanggal 1 Januari, sementara yang lain sedang tidur..." Sebuah respon reaktif pun terlayangkan ke status beliau di FaceBook.com olehku, "kok sama ya, Bang.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap jam, disegala penjuru dunia memeriahkannya; Indonesia hingga tiga kali; Waktu Indonesia Timur, Waktu Indonesia Tengah &amp;amp; waktu Indonesia Barat. Hingar bingar hingga bubar, sebuah euforia kesenangan yang semu, karena besok masih harus kerja lagi, berjuang lagi, dan mungkin bagi beberapa shio tertentu justru membawa kesialan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam dimana kita lebih "dekat" dengan Sang Pencipta..&lt;br /&gt;Malam yang akan menghasilkan berjuta resolusi dan janji pada diri sendiri..&lt;br /&gt;Malam yang tak beda dengan malam-malam lainnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru, semoga Tuhan YME memberkati kita sekalian..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-3927027541691598394?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/3927027541691598394/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/new-year-tahun-baru.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3927027541691598394'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3927027541691598394'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/new-year-tahun-baru.html' title='New Year ; Tahun Baru'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-51201296701268332</id><published>2008-12-31T00:26:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T02:59:26.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edifying'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Bunda Wikan : Sahabat Setia</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVpadcatbAI/AAAAAAAAABA/tCswWnN5LCY/s1600-h/bunda.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVpadcatbAI/AAAAAAAAABA/tCswWnN5LCY/s320/bunda.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285636574563625986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kala kau kedipkan matamu, banyak yang salah kira&lt;br /&gt;Merayu, menggoda..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Doe, a female dear..&lt;br /&gt;Ray, a drop of golden sun..&lt;br /&gt;Me, a name I call myself..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Lincah kau bergaya, meskipun tanpa suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sendangsono..&lt;br /&gt;Untaian rosario itu tak lepas dari genggamanmu&lt;br /&gt;Mendaraskan doa tak henti&lt;br /&gt;Apakah sama pintamu?&lt;br /&gt;Mungkinkah itu?&lt;br /&gt;Kebetulankah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Farano.. would you..??"&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu maksudmu..&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Off course, I would.."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;Meluncurlah kita ke Sengkan, Kentungan&lt;br /&gt;Satu awal dari berjuta kisah yang tak berkesudahan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertahanku kini, dalam buaian kasihmu&lt;br /&gt;Mabuk akan belai manjamu&lt;br /&gt;Hingga tak usai waktu terasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bangga melayanimu meski tanpa hadiah melimpah&lt;br /&gt;Aku bahagia kau menjadi Ibu dari anakku&lt;br /&gt;Buah kasih kita, Bhré Sukma Jayanagari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-51201296701268332?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/51201296701268332/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/bunda-wikan-sahabat-setia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/51201296701268332'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/51201296701268332'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/bunda-wikan-sahabat-setia.html' title='Bunda Wikan : Sahabat Setia'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVpadcatbAI/AAAAAAAAABA/tCswWnN5LCY/s72-c/bunda.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1201038440433837050</id><published>2008-12-31T00:11:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T02:59:34.575+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edifying'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>Mama Rosa : Pendoa Setia</title><content type='html'>Kasih Ibu... kepada beta...&lt;br /&gt;tak terhingga sepanjang masa&lt;br /&gt;hanya memberi... tak harap kembali...&lt;br /&gt;bagai sang surya menyinari dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;4 September 1944. Kebahagiaan pasangan Kembi Moniaga &amp;amp; Altje Sigar lengkaplah sudah. Satu anak lelaki; Fransisco Moniaga, dan kini anak perempuan; Maria Paulina Rosalina Moniaga. (nama terlengkap di dunia menurut produser telenovela..) Masih ditambah seorang puteri; Theresia Tekla Moniaga.&lt;br /&gt;Besar dari keluarga yang cukup mapan, lengkap dengan &lt;i&gt;trah&lt;/i&gt; yang sangat kuat. Terlebih lagi didikan ayah Kembi yang keras (maklum, guru jaman Belanda &amp;amp; Jepang) dan penuh disiplin, menjadikan sosok Roos (begitu beliau menamai diri sendiri; kami menyapanya Mama Rosa) sebagai perempuan tahan yang banting.&lt;br /&gt;Legio Mariae, Pramuka, kesenian daerah, segala aktivitas yang positif beliau ikuti. Konon, hingga lupa rumah khabarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVpXgwfx7SI/AAAAAAAAAA4/k-nGbneAgvY/s1600-h/mama.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVpXgwfx7SI/AAAAAAAAAA4/k-nGbneAgvY/s320/mama.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5285633332958326050" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kini, ibu dua anak ini (Agustinus Farano Gunawan &amp;amp; Bernadeth Kartikajala), meski tanpa ditemani lagi oleh suami tercinta (FX Sri Waluyo Djati, RIP 22 Aug.'99) tetap semangat menghadapi hidup. Tanpa banyak cakap, Mama setia mengawal keluarga kami melalui banyak cobaan, sedari Manado, Dobo di Maluku Tenggara, Parigi di Sulawesi Tengah, Surabaya &amp;amp; Kediri, hingga Yogyakarta, kota beliau bermukim kini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sebagai aktifis di gereja Katolik Kemetiran, Yogyakarta; Penginjilan, Kharismatik, Kelompok Adorasi, Legio Mariae, Pro-Diakon; juga terlibat secara langsung sebagai aktifis PKK di kelurahan Tegalrejo. &lt;i&gt;"Biar joh, ndak usah mo baku repot iko-iko di propinsi. Dorang orang kampung yang lébé perlu pa kita .."&lt;/i&gt;, salah satu alasan beliau mengapa dengan setia melayani para tetangga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama Rosa selalu berusaha berkeringat, "&lt;i&gt;Biar tua maar sehat toh..?!&lt;/i&gt;" ujar Mama sambil menyiangi ratusan tanaman di pelataran depan rumah. Mama, tak ada yang mampu menyaingimu.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1201038440433837050?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1201038440433837050/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/mama-rosa-pendoa-setia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1201038440433837050'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1201038440433837050'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/mama-rosa-pendoa-setia.html' title='Mama Rosa : Pendoa Setia'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVpXgwfx7SI/AAAAAAAAAA4/k-nGbneAgvY/s72-c/mama.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1654535581670504330</id><published>2008-12-30T23:55:00.004+07:00</published><updated>2009-01-29T03:01:02.468+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edifying'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Perempuan'/><title type='text'>mBah Sastrowiryo, Sang Perkasa</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kasih Ibu... kepada beta...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tak terhingga sepanjang masa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;hanya memberi... tak harap kembali...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;bagai sang surya menyinari dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak banyak yang bisa kuceritakan disini.. Sedikit sekali data yang akurat, tentang beliau. Setahuku menurut para tetua kampung (dusun Kembar, desa Tegalrejo, kecamatan Banyu Urip, kabupaten Purworejo, Jawa Tengah) beliau sudah berumur 100 tahun..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur 12 tahun telah menjalani kehidupan suami-isteri.. (jadi inget Syeh Pudji..he..he..he..), kemudian diboyong ke Sumatera (entah Sumatera bagian mana..) pada usia remaja. Beliau sepertinya menikmati masa remaja yang ceria, terbukti, mBah Sastro (begitu kami menyapa beliau..) lebih menguasai &lt;i&gt;joged serampang duabelas&lt;/i&gt; daripada sendratari Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjalani kehidupan dengan berganti-ganti suami, suami pertama meninggal (tak ada khabar..), suami kedua juga meninggal (tanpa ada anak..), suami ketiga (Wagimin Sastrowiryo, masih keturunan Paku Alam V) menurunkan empat anak; Haji Mangudi Setiono (pak haji "Terowongan Minna"; &lt;i&gt;one of the survivors&lt;/i&gt;), Soewardi (mantan kepala kantor wilayah tata kota, sekarang petani), FX Sri Waluyo Djati (bapakku tercinta, berjuta kasih telah dilimpahkannya kepada kami sekeluarga), dan Jatim Sujoto (sering kami sapa mBah Ragil).&lt;br /&gt;Suami terakhir/keempat, pun tanpa anak. (mBah kakung Sastrowiryo meninggal jaman perang "&lt;i&gt;Janur Kuning&lt;/i&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;photo 1=""&gt; Masa jajahan Belanda, masa pendudukan Jepang, masa awal Republik Indonesia tercinta, hingga masa kini, tak menyurutkan semangat juang beliau. Meski harus mengais gabah sisa panenan, hidup dari belas kasihan saudara dan tetangga, tak juga mematikan semangat tempurnya. Trengginas dan perkasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap tetes air mata beliau adalah syukur pada Sang Kuasa semata. Kehilangan suami-suami tercinta (maaf, beliau tidak menjalankan praktek polyandri..!!) hingga kematian anak lelakinya (bapakku tersayang) selalu melampiaskan syukur pada Sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/photo&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SYC5TdrP9hI/AAAAAAAAACQ/xiXY3kgSc-s/s1600-h/mbahsastro.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SYC5TdrP9hI/AAAAAAAAACQ/xiXY3kgSc-s/s320/mbahsastro.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5296436905822385682" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;photo 1=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Inyong kudu bali nang omah, ora bisa suwi-suwi nang kéné. Mengko ora ana wong sing makani pithik."&lt;/i&gt; Begitu selalu jawaban beliau bila para saudara mengajak beliau untuk &lt;i&gt;home-stay&lt;/i&gt;. Satu bentuk kesetiaan yang beliau tampilkan, sebagaimana dulu, mBah Sastro memintaku untuk menuliskan Surat Yasin kedalam aksara Jawa Ho-No-Co-Ro-Ko.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Inyong ora bisa maca Arab. Tulisken waé cara Jawané, mén gampang dongané."&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mBah Sastro, Souvenir dari abad 20..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[tulisan ini telah dipublikasikan pada Hari Ibu 2008]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/photo&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1654535581670504330?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1654535581670504330/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/mbah-sastrowiryo-sang-perkasa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1654535581670504330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1654535581670504330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/mbah-sastrowiryo-sang-perkasa.html' title='mBah Sastrowiryo, Sang Perkasa'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SYC5TdrP9hI/AAAAAAAAACQ/xiXY3kgSc-s/s72-c/mbahsastro.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-5003492312093543004</id><published>2008-12-30T23:17:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T02:51:51.799+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>C.O.U.R.A.G.E</title><content type='html'>Kami berbaris, merapatkan jiwa nan miris..&lt;br /&gt;Kami berseru lantang, menantang..&lt;br /&gt;Kami adalah satu,tak terkekang waktu..&lt;br /&gt;Kami berani..&lt;br /&gt;(Ignatio 1208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi sebagian orang, khususnya para gadis, agak-agak jijjayy kalau harus memegang kodok &amp;amp; katak (tau khan bedanya??). Sudah empuk, agak basah, kotor, dan terkadang pipis sembarangan meski tak kebelet. (jadi inget Papa T. Bob; "Kebelet Pipis")&lt;br /&gt;Lain halnya dengan Yohannes Theofilus Bhré Sukma Jayanagari (siapa lagi kalau bukan anakku terkasih). Selalu bangga dengan &lt;i&gt;shio&lt;/i&gt;-nya Ular-Besi, bukannya zodiak.. (awalnya bingung antara Cancer atau Leo, akhirnya Bhré sendiri yang memutuskan untuk memilih Cancer).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Romo, aku khan Ular-Besi, tidak suka belajar hanya maunya bermain terus."&lt;br /&gt;"Bunda, Ular-Besi itu selalu jadi perhatian loh.."&lt;br /&gt;"Romo, liat nih, Ular-Besi gitu loh.. tuh cewek sukanya ngeliatin aku terus.."&lt;br /&gt;Butuh keberanian... untuk berucap semacam itu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keberanian yang jarang ada. Keberanian yang sering dilarang.&lt;br /&gt;Tanpa disadari, kekangan yang dilakukan oleh sesiapa saja, biasanya seseorang atau lembaga yang merasa lebih kuat, dapat berbalik "menyerang" si pengekang. Pun segala larangan yang diberlakukan, justru menjadi steroid bagi orang-orang yang merasa dilarang melakukan sesuatu.&lt;br /&gt;Berani tak dapat dipakai sebagai pembuktian semata, ketabahan juga perlu. Berani berjuang, tapi tidak tabah, hanya mengeluh dan menyalahkan, sama saja dengan penakut. Apalagi hanya bisa mencari kesalahan dan kekurangan orang lain, tanpa memiliki kebranian berbuat sesuatu. Pecundang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berani hidup dan tidak takut mati..!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;========================&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;courage&lt;/b&gt; &lt;i&gt;n&lt;/i&gt;. keberanian; ketabahan. &lt;b&gt;courageous&lt;/b&gt; &lt;i&gt;adj&lt;/i&gt;. berani; tabah.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;(Kamus Inggris-Indonesia, Oxford University Press)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-5003492312093543004?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/5003492312093543004/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/courage.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5003492312093543004'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5003492312093543004'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/courage.html' title='C.O.U.R.A.G.E'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-4828664023719712110</id><published>2008-12-27T15:30:00.005+07:00</published><updated>2009-01-29T02:52:26.894+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>What a traffic!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Kemacetan lalu lintas bukan hal yang aneh lagi bagi kota besar, maupun kota wisata pada musim liburan begini. Begitupun Yogyakarta. Lalu lintas yang sudah dijaga kewibawaannya oleh para Polantas (salut buat mereka... sudah bisa menahan diri tidak main tilang sekenanya..), menjadi semrawut karena terjangan kendaraan dari luar kota Yogyakarta, yang notabene bersopirkan orang nan bertingkah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;gumun sok menangan lan grusa-grusu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunda Wikan, begitu anakku menyapanya, berkali-kali mensyukuri keputusan kita untuk menggunakan sepeda motor sebagai sarana transportasi. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Dhuh.. enaknya naik sepeda motor.."&lt;/span&gt; selalu terdengar dari mulutnya bila kita berhasil melewati serombongan sepeda jengki yang selalu berbaris kesamping memenuhi jalanan, atau melampaui sebaris mobil di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lampu bangjo&lt;/span&gt;, dan tentu saja ketika sepeda motor yang kami &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tunggangi&lt;/span&gt; berhasil meliuk-liuk di dalam gang kecil atau disela-sela mobil di jalanan.&lt;br /&gt;Serasa jalan milik kita berdua, yang lain hanya numpang lewat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain cerita ketika hujan tiba.. tanpa berani misuh-misuh, cukup meminggirkan sepeda motor kesayangan, mengambil mantel dan jas hujan, sambil menunggu sejenak kalau-kalau hujan akan segera reda. Saling berbagi dengan para peneduh, membuka obrolan bila perlu, siapa tahu bisa berbisnis bersama suatu hari kelak.&lt;br /&gt;Senyaman itukah??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika ada genangan air hujan, beberapa mobil dengan cueknya menerjang hingga menciprati sesiapapun disekelilingnya, tidak mau memberi kesempatan bagi sepeda motor, seolah raja jalanan. Para mobil tersebut terkadng lupa kalau Ali Topan adalah "Raja Jalanan" sesungguhnya, bersepeda motor. Membunyikan klakson bertalu-talu seakan ada keadaan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;emergency&lt;/span&gt;, membiarkan mesin bernyala ketika &lt;span style="font-style: italic;"&gt;countdown timer &lt;/span&gt;di lampu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bangjo &lt;/span&gt;masih di atas 30 detik, memberi tanda &lt;span style="font-style: italic;"&gt;lampu sein &lt;/span&gt;ke kanan, padahal terus, dan masih banyak lagi "dosa" mobil-mobil di jalanan, belum terhitung pula asap knaalpot (awass..!! bagi pemilik mobil diesel, sering-seringlah untuk membawa mobilnya ke bengkel. Peringatan ini berlaku juga bagi para pengendara sepeda motor 2-Tak, asap knaalpot kalian tak hanya membunuh nyamuk demam berdarah, juga membunuh pengguna jalan lainnya.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Oh My God, I shall take a good care upon others when driving my car, then... please help me..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-4828664023719712110?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/4828664023719712110/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/what-traffic.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4828664023719712110'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4828664023719712110'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/what-traffic.html' title='What a traffic!!'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1154211801712128659</id><published>2008-12-24T23:36:00.006+07:00</published><updated>2009-01-29T02:53:00.402+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>Kotbah Malam Natal</title><content type='html'>Semoga diantara kita pernah menikmati suasana ibadah yang sama sekali berbeda dengan suasana yang biasa kita rasakan. Maksud saya di pedesaan..&lt;br /&gt;Terbiasa dengan suasana hingar-bingar, hiruk-pikuk, gembar-gembor; dan kini "menikmati" suasana nan sejuk ayem tentrem, gemah ripah, &lt;i&gt;dicokoti lêmut barang..&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukannya membedakan secara signifikan keadaan gedung gereja di kota dan di desa (kebetulan kami sekeluarga biasa mengikuti Misa di Kotabaru &amp;amp; Kemetiran; Malam Natal kali ini di pelosok Sleman sana, stasi St. Thomas Seyegan, paroki Medari, keuskupan agung Semarang) Di mana pun gedung gerejanya, bagaimanapun keadaan lingkungannya, selama pernyataan "&lt;i&gt;sudah kami arahkan.. sudah layak dan sepantasnya&lt;/i&gt;" telah berkumandang di bibir, perayaan Misa harus dituntaskan hingga paripurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan salah Pastor; bukan pula salah panitia maupun umat yang hadir bila kemudian isi kotbah menjadi "&lt;i&gt;hingar-bingar&lt;/i&gt;" tidak karu-karuan. Bagaimana tidak "&lt;i&gt;hiruk-pikuk&lt;/i&gt;"; Global Warming, naik-turunnya harga minyak dunia, nakalnya anggota DPR yang terhormat, sepak terjang KPK, disampaikan dalam kotbah Malam Natal yang &lt;i&gt;nota-bene&lt;/i&gt; para umatnya sebatas lingkup stasi St. Thomas Seyegan, paroki Medari, pelosok Sleman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf. Tanpa mengecilkan arti kehadiran para umat terkasih dalam Yesus Kristus, pun tanpa mempersempit pandangan terhadap Pastor, materi kotbah semacam itu sudah sering kami lahap di televisi, koran, dan &lt;i&gt;OnLine News&lt;/i&gt;. Sudah kenyang..&lt;br /&gt;Mana anak-anak pada berlarian, orang tua pada ngegossip, panitia pun tak kalah; sibuk wira-wiri dengan dalih melayani keperluan petugas keamanan (lho, bukannya umat yang harus dilayani??)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Deus Caritas Est&lt;/i&gt;; ada satu sisipan cerita di kotbah yang "layak" masuk hitungan; Suatu hari, pasangan petani miskin kedatangan tamu dari jauh. Karena mereka berbelas kasihan, ditawarilah tamu itu intuk makan &amp;amp; minum, hingga menginap bila perlu. Tentu semua itu dilakukan dengan keikhlasan yang luar biasa, mengingat mereka juga dalam keadaan serba kekurangan.&lt;br /&gt;Tiba saatnya bagi si tamu untuk pergi; sambil bersiap membuka bungkusan, tamu tersebut mengungkapkan jati dirinya kalau dia adalah Putera Mahkota kerajaan, seraya menawarkan balas jasa apa yang diinginkan pasangan petani miskin itu.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Pangeran, dengan hadirnya Pangeran di tempat kami yang hina ini sudah merupakan hadiah terindah bagi kami.&lt;/i&gt;" Petani menjawab dengan takzim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fellows, apakah kita siap menjadi "petani miskin", bersyukur demi kesempatan yang indah, ataukah kita akan meminta imbalan balas jasa..??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1154211801712128659?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1154211801712128659/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/kotbah-malam-natal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1154211801712128659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1154211801712128659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/kotbah-malam-natal.html' title='Kotbah Malam Natal'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-6788980552446376678</id><published>2008-12-24T11:17:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T02:53:19.060+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>Biggest Provit Shares</title><content type='html'>Siapakah yang paling banyak meraup untung di masa iburan Natal?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengusaha mainan &amp;amp; parcel, penjaja kartu ucapan Natal, produsen jajanan khas Natal, hotel bintang &amp;amp; melati, rumah makan special B1/B2 &lt;i&gt;(please send me message if you're hesitate about)&lt;/i&gt;, penjual accesories &amp;amp; hiasan Natal, dan banyak lagi... para pemutar roda ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada satu yang ketinggalan, dan selalu tertinggal... para anak yatim piatu, orang-orang miskin, terlantar dan tersisihkan!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat apa sampai menghabiskan biaya pesta Natal, kumpul kerabat handai taulan, pesiar ke luar negeri, gembar-gembor mendirikan posko sumbangan Natal, terlibat aktif di gereja sebagai petugas perayaan Natal, berbelanja segala hal yang berkaitan dengan Natal (sampai-sampai replika domba yang bertuliskan &lt;b&gt;"Bet Lehem"&lt;/b&gt; pun dibeli dengan harga nan aduhai..), berdandan a'la &lt;i&gt;Santa Claus, Schwarte Piet&lt;/i&gt; &amp;amp; para kurcaci, hingga menghiasi rumah dan kantor dengan segala pernik Natal; pohon terang (benderang), gua (hantu?), kandang hewan (piaraan; kucing, anjing, hamster &amp;amp; burung, &lt;i&gt;ginger bread house&lt;/i&gt;, et cetera, et cetera...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Lho, eL Ha O, kok Ka O Ka...??&lt;/b&gt; (terjemahannya: "Lho kok?")&lt;br /&gt;Kemana para anak yatim piatu, orang-orang miskin, terlantar dan tersisihkan...??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mendapatkan "untung" berlipat-lipat, mendapat mainan &amp;amp; parcel, kartu ucapan Natal, jajanan khas Natal, makanan B1/B2 &lt;i&gt;(wis tak kandhani, nék mboten ngertos, kirimen layang marang sliraku..)&lt;/i&gt;, accesories &amp;amp; hiasan Natal, dan banyak lagi, dari "bahan bakar" roda ekonomi...&lt;br /&gt;Hal-hal yang jarang, bahkan mungkin belum pernah mereka terima.. benar-benar "untung" besarrrr...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempatkah kau mendoakan mereka?&lt;br /&gt;(meski itu hanya Amin..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski tak selembar pakaianpun kau hibahkan?&lt;br /&gt;(sementara kita sudah membeli lagi baju yang baru)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau sepeser rupiah tak berarti kau sumbangkan?&lt;br /&gt;(sampai-sampai lembaran recehan turut tercuci di kantong celana)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga sesaat waktu berhargamu kau berikan?&lt;br /&gt;(maklum, consultant fee dihitung per-jam)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat, sempatkanlah mendoakan mereka...&lt;br /&gt;para anak yatim piatu, orang-orang miskin, terlantar dan tersisihkan..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-6788980552446376678?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/6788980552446376678/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/biggest-provit-shares.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6788980552446376678'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6788980552446376678'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/biggest-provit-shares.html' title='Biggest Provit Shares'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-8373523576648840167</id><published>2008-12-24T03:29:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T02:53:28.572+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>Kangen Motret</title><content type='html'>&lt;div&gt;Seketika kerinduan itu datang..&lt;br /&gt;Merayu-rayu jauh ke dalam sanubari..&lt;br /&gt;Sebagaimana waktu yang terentang..&lt;br /&gt;Mendayu-dayu mengenangkan hari..&lt;br /&gt;(Ignatio 1208)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_right"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;img src="http://photos-e.ak.fbcdn.net/photos-ak-snc1/v747/107/50/1416117741/a1416117741_30157340_2306.jpg" alt="" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Nêmbé kêrasa... wis suwé aku ora motréti wong-wong nang dalan, motréti kahanan kutho, motréti kanca-kanca sing pada cengéngésan. Nganthi lali karo pakulinanku dhéwé, &lt;i&gt;photo hunting&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;mBiyén, ora ana bosên-bosêné mubeng-mubeng nggoléki apa waé sing bisa dipotréti, ngrumangsani dadi saluran mripat lan nyêritakaké apa-apa waé sing ditemu nang dalan mau; Pak Bécak, mBok Bakul Loompia, Lik Pikul Goni, Mas Juru Parkir, Dhik Lopêr Koran, mBak SPG Toko.&lt;br /&gt;Sapa-sapa waé...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngresiki &lt;i&gt;body&lt;/i&gt; Yashica FX-2000, ngêlapi &lt;i&gt;lensa&lt;/i&gt; Tokina 80-200 sepisan karo kumpulan &lt;i&gt;filter&lt;/i&gt; lan &lt;i&gt;holder&lt;/i&gt; Cokin. Ora klalén, mbongkar-pasang tripod lan monopod, mbukak-tutup reflektor lan nyoba-nyoba fill-in flash, cable release &amp;amp; cable synchronizer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nêmbé kêrasa kélangan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mBiyén dibélani tangi mruput, ora nganggo adhus, sarapan sak kecêkelé mén bisa enthuk gambar sing apik. ngGuwang-guwang roll film, ngenték-entéki dhuwit kanggo ukara sing bisa muspra, asal bisa motrét sing luwih apik.&lt;br /&gt;ngRasa deg-degan karo hasilé motréti, iyo nek dadi apik, nek kobong kabéh piye..??&lt;br /&gt;nJéréngi celluloid nang srêngéngé utawa lampu sing padhang, ben bisa milih frame sing arep dicetak, ati-ati... banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nêmbé kêrasa kangen..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mugi Gusti paringi kêsabaran tuwin kêkiyatan dumatêng kula, uga bisa sagêt mlampah malih datêng margi, "nangkapi" punapa mawon ingkang ketingal mripat. Nyingkabi prakara ingkang saé, mbotên nyuwara sing ala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-8373523576648840167?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/8373523576648840167/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/seketika-kerinduan-itu-datang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/8373523576648840167'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/8373523576648840167'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/seketika-kerinduan-itu-datang.html' title='Kangen Motret'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-5481422822815066611</id><published>2008-12-24T03:22:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:53:39.211+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>Sadar Hukum</title><content type='html'>Salah satu cerita kesukaan &lt;b&gt;Ronald Reagan&lt;/b&gt;, mantan presiden US, adalah kisah kecelakaan mobil yang dikendarai oleh seorang pengacara &lt;i&gt;versus&lt;/i&gt; mobil yang disopiri oleh seorang petani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seketika tabrakan terjadi, si petani segera mengambil sebotol &lt;i&gt;rhum&lt;/i&gt; yang ada di kotak makannya,dan bergegas menemui si pengacara yang terkapar di mobilnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Pak anda tampak pucat. Teguklah sedikit rhum ini, untuk menghilangkan kegelisahan Bapak."&lt;/i&gt; Saran petani. Sang pengacara minum beberap tegukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Wah, Bapak masih kelihatan pucat dan tegang. Minumlah lagi."&lt;/i&gt; Tawar si petani lagi.&lt;br /&gt;Pengacara tersebut kembali meminumnya, dan kemudian merasa lega, seolah lepas beban di pundaknya. Khawatir dianggap tidak sopan, si pengacara menawarkan petani untuk bersama-sama menikmati &lt;i&gt;rhum&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;"Maaf, Pak. Kemarin dulu saya sudah mencicipi, lagipula saya tidak memerlukannya saat ini. Karena saya sedang menunggu tibanya polisi lalu lintas."&lt;/i&gt; Jawab petani mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kejauhan, terdengar suara sirine mobil patroli Polantas, dan semakin mendekat...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Y. Sumantri Hp. SJ, Angin Barat Angin Timur, 1996, ISBN: 979-497-707-1)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HIKMAH: Bawalah juga sebotol &lt;i&gt;rhum&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;whisky&lt;/i&gt; sebagai pelengkat SIM &amp;amp; STNK&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-5481422822815066611?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/5481422822815066611/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/sadar-hukum.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5481422822815066611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/5481422822815066611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/sadar-hukum.html' title='Sadar Hukum'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-4448575380926200037</id><published>2008-12-24T03:20:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:54:36.864+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>ARROGANT</title><content type='html'>Kenapa pula kata &lt;i&gt;“arogan”&lt;/i&gt; sampai ada di kamus?&lt;br /&gt;Bukankah kata itu berkonotasi negatif?&lt;br /&gt;Seandainya ku mampu mengubah dunia, sudah pasti kata itu akan kuhapus. Dari kamus, dari pembicaraan-pembicaraan tingakt internasional hingga rumah tangga, dari benak setiap orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang tanpa disadari, seseorang telah berlaku arogan terhadap sesamanya. Sudah pasti melukai perasaan si korban yang bingung, tanpa sebab ter-zolim-i (kok jadi mirip-mirip Musollini?). Tak ada takaran yang pasti, batas ke-arogan-an sesorang. Yang bisa merasakan sudah pasti hanya lingkungan sekitarnya, dan tentu saja batasan etika yang berlaku dalam kultur tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sang Raja "mendongakkan" (spoiler alert: awas permainan kata!) kepala, sambil melirik sinis ke arah rakyat jelata, bagi warga pendatang dan orang bukan penduduk kerajaan berarti Raja yang arogan. Lain halnya pendapat para hamba sahaya dan kaum sudra, perbuatan itu hanyalah "menengadahkan" kepala, suatu hak yang dimiliki Raja, sebuah pernyataan status.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana bila yang "menengadahkan" kepala itu pejabat atau pimpinan atau komandan atau ketua suatu struktur kelembagaan? Masih adakah yang menganggap perbuatan tersebut sebagai "hak"? Sebuah pernyataan status?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa JRR Tolkien memutar balikkan kata &lt;i&gt;"you-know-what"&lt;/i&gt; menjadi karakter yang penuh kerendahan hati. Aragorn. The King or Gondor, the heir of Isildur, the Narsil bearer. Lord of the Ring (bukan RingLord - Pen.) memberikan pelajaran yang sangat gamblang, Good versus Evil. Menjadikan karakter Aragorn sesosok "makhluk sempurna". Menjalani panggilannya sebagai &lt;i&gt;ranger&lt;/i&gt; dengan identitas Strider, sosok terendah di kasta ksatria, hingga menjadi King of Gondor, hak asasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa pula kata &lt;i&gt;“arogan”&lt;/i&gt; sampai ada di kamus? Sudah pasti bukan kerjaan JRR Tolkien, karena beliau bergabung sebagai tim penyusun kamus di Oxford University Press ketika telah sampai huruf W.&lt;br /&gt;Mungkin memang nama itu yang dipilih sebagai penyeimbang sebuah arogansi kekuasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I wish my name is Aragorn.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-4448575380926200037?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/4448575380926200037/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/arrogant.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4448575380926200037'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4448575380926200037'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/arrogant.html' title='ARROGANT'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-4529688856607813475</id><published>2008-12-24T03:17:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:54:52.406+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>Peace Bearer's Pray</title><content type='html'>&lt;div&gt;Tuhan, jadikanlah daku pembawa damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi kebencian&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; entah kepada sesama, kawan maupun lawanku,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa cintakasih&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; tanpa pamrih, tanpa batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi penghinaan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; terhadap ciptaanMu,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa pengampunan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; tanpa syarat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi perselisihan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; baik pikiran, perkataan maupun perbuatan,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa kerukunan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; secara sengaja, secara sadar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi kebimbangan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; sebuah keputusan maupun beberapa pertimbangan,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa kepastian&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; menyuarakan keyakinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi kesesatan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; arah pikiran dan akal budi,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa kebenaran&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; meski tak sejati, sebagaimana diriMu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi kecemasan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; akan hari ini, hari esok, hingga lusa nanti,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa harapan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; semangat dan dukungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi kesedihan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; tanpa secuilpun kesukaan di sana,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku sumber kegembiraan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; penuh keceriaan dalam suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bila terjadi kegelapan&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; di atas bumi maupun di dalam hati,&lt;br /&gt;Jadikanlah aku pembawa terang&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; dari haribaan para Kudus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Tuhan, semoga aku lebih ingin menghibur daripada dihibur, memahami daripada dipahami, mencintai daripada dicintai&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; melayani tanpa minta dilayani, menyentuh penuh cinta tanpa minta disentuh, menghadirkan saat-saat berkesan tanpa minta disediakan waktu khusus.&lt;br /&gt;Sebab dengan memberi kami menerima, dengan mengampuni kami diampuni, dengan mati suci kami bangkit lagi untuk hidup selama-lamanya&lt;b&gt;;&lt;/b&gt; berkarya sebagai alatMu, bertunas selayaknya benihMu, berbuah demi kemuliaanMu.&lt;br /&gt;Amin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“qui manducat meam carnem et bibit meum sanguinem in me manet et ego in illo”&lt;/i&gt; &lt;u&gt;Giovanni.6:56&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(taken from Madah Bhakti)&lt;br /&gt;&lt;/u&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-4529688856607813475?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/4529688856607813475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/peace-bearers-pray.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4529688856607813475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4529688856607813475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/peace-bearers-pray.html' title='Peace Bearer&apos;s Pray'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-3142846345779467233</id><published>2008-12-24T02:44:00.002+07:00</published><updated>2009-10-21T09:51:28.770+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>Pit-Pitan</title><content type='html'>Heran dehh... wong namanya &lt;i&gt;fietsj&lt;/i&gt; kok dibilang &lt;i&gt;pit&lt;/i&gt;... sesingkat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena lidah &lt;i&gt;Tiang Jawi&lt;/i&gt; yang tidak biasa bermain-main di &lt;i&gt;multilanguage&lt;/i&gt; jadinya kagok dan bingung melafalkannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu kegiatan yang menggunakan sepeda (kayuh) bersama teman-teman (atau, bersama-sama teman?), &lt;i&gt;kloyong-kloyong&lt;/i&gt; dalam keceriaan. Bisa pagi hari ke perbukitan, menyusur keramaian sepanjang sisi kota atau hanya sekedar &lt;i&gt;mibeng-mibeng&lt;/i&gt; desa, &lt;i&gt;jajah milangkori&lt;/i&gt;.&lt;br /&gt;Kemanapun, apapun merek "kereta angin", dengan siapapun, tetaplah, &lt;i&gt;pit-pitan&lt;/i&gt; menjadi sebuah sarana silaturahmi dan kebugaran badan yang cukup murah, meriah dan tentu saja sangat "Go Green!"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-3142846345779467233?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/3142846345779467233/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/pit-pitan_23.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3142846345779467233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3142846345779467233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/pit-pitan_23.html' title='Pit-Pitan'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-7437375608548348449</id><published>2008-12-24T02:24:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:55:16.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>Wasser!</title><content type='html'>Akankah mendung itu menjadi hujan? Ataukah dia hanya menggantung tanpa arah, menaungi bumi dari teriknya mentari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah proses alami, menguapnya air, berkumpul di lapisan &lt;i&gt;stratosfer&lt;/i&gt; dalam bentuk partikel-partikel kecil, &lt;i&gt;ion&lt;/i&gt; kata para pakar kimia, kemudian berubah menjadi kristal air, H2O, setidaknya begitu komposisi awalnya, meski terkadang ada pula unsur kimiawi lain yang turut serta. Terdorong oleh angin, terdesak oleh tekanan udara, termampatkan oleh keadaan. &lt;i&gt;Sirrus &amp;amp; Cumulus-Nimbus&lt;/i&gt;; contoh hasil proses alami.&lt;br /&gt;Seketika mereka jenuh, telah cukup waktu untuk bersekutu, saatnya telah tiba menghampiri sang bumi. Embun, &lt;i&gt;Kremun&lt;/i&gt;, Gerimis, Hujan hingga Badai..&lt;br /&gt;Puncak pegunungan, lembah dan ngarai, pepohonan serta padang sabana, pasir hingga bebatuan. Landasan keras dan lembut, hanya bisa menerima dengan pasrah, kedatangannya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- --- ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada hakekatnya, air selalu mengalir ke tempat yang lebih rendah, berbentuk seperti tempat yang diisi, berwarna sebagaimana pantulan cahaya dan warna disekitarnya. Terkadang air menjadi sangat dingin, hngga membeku. Terkadang juga panas menggelegak, meronta-ronta melepaskan unsur udara dari dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manusia yang katanya 80% berunsurkan air, selayaknya berlaku laksana air. Menjunjung tinggi hakekatnya. Membiarkan hidup mengalir, melepaskan &lt;i&gt;ego&lt;/i&gt; ke tempat paling rendah. Merubah perilaku dan perbuatan sebagaimana lingkungan sekitarnya, mencirikan corak dan ragam kehidupan seputarnya. Tenang tanpa harus menderu, mengalirkan arus yang tak terlihat, bersikap. Bersemangat ketika suasana menghangat, menyuarakan isi nurani tanpa mengkhianatinya. Konon, isi nurani dapat terlihat, bukankah nurani adalah cahaya mata? Jendela jiwa? &lt;i&gt;(Nur=Cahaya, Aini=Mata)&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Wasser&lt;/b&gt; &lt;i&gt;n&lt;/i&gt; (&lt;i&gt;-s;O&lt;/i&gt;)air;&lt;i&gt;Gewässer&lt;/i&gt; perairan; &lt;i&gt;Kölnisch ~&lt;/i&gt; air kelonyo(r); &lt;i&gt;et. fällt ins ~, ugs.&lt;/i&gt; sst. dibatalkan/batal; &lt;i&gt;das ~ steht j-m bis zum Hals&lt;/i&gt; sso. berada dl. kesulitan (keuangan) yg. mencekik; &lt;i&gt;mit allen ~n gewaschen sein&lt;/i&gt; lihai/licik sekali; &lt;i&gt;~ lassen&lt;/i&gt; buang air kecil, kencing.&lt;br /&gt;(Kamus Jerman Indonesia, Adolf Heuken SJ, GM.214.87.160)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"pax vobis, sicut misit me Pater, et Ego mitto vos"  J.20:21&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-7437375608548348449?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/7437375608548348449/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/wasser.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7437375608548348449'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/7437375608548348449'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/wasser.html' title='Wasser!'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-1222816024665166413</id><published>2008-12-24T02:07:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:55:37.275+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>H.O.P.E.</title><content type='html'>&lt;div&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Seyegan, 05 November 2008 jam 10:06&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Beribu kata yang mampir di kepalaku pagi ini. Tanda-tanda kemenangan Barrack Obama, putusnya Prince Zuko dengan pacarnya, kecelakaan bis di India, kasus pelecehan dosen UI (Mr. TN) terhadap mahasiswi; termasuk telepon dari seseorang yang mengaku mengenalku meski tak kukenal, Melati (disamarkan demi privacy yang bersangkutan-Red.).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Hallo, ini benar Farano? &lt;/i&gt; (ada keraguan di sana) &lt;i&gt;Aku Melati.&lt;/i&gt; (sambil terbata-bata) &lt;/div&gt;&lt;i&gt;Ini Farano yang dulu di AMPTA khan?&lt;/i&gt; (penuh tanya, penuh bimbang)&lt;i&gt;&lt;br /&gt;Kamu pasti gak ingat lagi siapa aku. Aku seangkatan sama kamu. Aku ingat kamu kok. &lt;/i&gt;(memberi penegasan penuh harap)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Aku butuh bantuanmu. Di tempat kerjamu ada lowongan, nggak? Aku sudah pernah melamar di Radisson tapi nggak ada jawaban. &lt;/i&gt;(sudah lebih tenang, rupanya)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Oh iya, betul, Jogjakarta Plaza. Tahun 2001 sih.&lt;/i&gt; (lama bener.?? Sampé ganti nama..)&lt;br /&gt;Dulu pernah sih jadi casual di Ambarrukmo, tapi ya itu, bubar. Aku waitress gitu, di Coffee-Shop. (here come the reference)&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Aku pernah ke kampus, trus ketemu Jacky, ingat khan yang tinggi itu? Dia khan jadi staff kampus sekarang. Kata dia coba tanya Farano, biasanya banyak lowongan dia tahu.&lt;/i&gt; (grrr..how dare you, Jacky.!!) &lt;i&gt;Pak Santosa juga bilang, coba ke Farano, pasti mau bantu.&lt;/i&gt; (OMG, OMG, OMG...) ... ... ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkadang ketika kita merasa &lt;i&gt;hopeless&lt;/i&gt;, terbersit sesuatu di benak yang menyemangati. Di kala kita sedang merasa &lt;i&gt;useless&lt;/i&gt;, hadir sebuah fragmen di balik jendela mobil dan kaca spion motor kita, betapa kerasnya perjuangan tukang becak, tukang sol sepatu, tukang payung dan para tuan tukang lainnya membuktikan betapa bergunanya mereka. Sewaktu kita merasa sebagai “orang termiskin di dunia”, terdengan khabar bahwa masih ada orang yang hidup secara nomaden di tengah kota besar, menumpang di tempat kumuh, dan mampu membuktikan bila ia berguna bagi sesama dan hidup dengan harapan menggunung, penuh semangat.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;“Wang sinawang..”&lt;/i&gt; masih berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melati datang pagi ini di telingaku, merasuk hingga kedalam otakku, mengusik sanubariku, menggoyahkan hati nuraniku. Sesuatu harus kuperbuat, demi kepercayaan Pak Santosa (dosen, Dekan) terhadapku, demi keyakinan Jacky (staff kampus, teman kuliah) terhadapku, demi pengharapan Melati yang besar terhadapku.&lt;br /&gt;Masih banyak Melati, Dahlia, Cempaka, Kamboja, Jati, Sonokeling, Mahoni dan Trembesi yang harus dibantu. Meski hanya sedikit keterangan dan harap bagi mereka, tentu juga doa yang berlimpah bagi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melati telah empat hari mencariku, tanpa lelah, terus berusaha, mencoba segala cara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- --- ---&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;hope&lt;/b&gt; &lt;i&gt;n&lt;/i&gt;, &lt;b&gt;1.&lt;/b&gt; harapan; kepercayaan; keyakinan. &lt;b&gt;2.&lt;/b&gt; penyebab dari harapan; pengharapan; orang, dsb yg diharapkan. &lt;i&gt;v.t. &amp;amp; i.&lt;/i&gt; mengharap(kan); berharap: to &lt;i&gt;~ for something&lt;/i&gt; mengharap(kan) sesuatu. &lt;b&gt;~ful&lt;/b&gt; &lt;i&gt;adj&lt;/i&gt;. berharap; memberi harapan. &lt;b&gt;~fully&lt;/b&gt; &lt;i&gt;adv&lt;/i&gt;. dng penuh harapan. &lt;b&gt;~less&lt;/b&gt; &lt;i&gt;adj&lt;/i&gt;. tidak ada harapan; tidak memberikan harapan.&lt;br /&gt;(Kamus Inggris – Indonesia, Oxford University Press, ISBN 0-19-581609-9)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;H.O.P.E. : Help Others, Peace Emerge.&lt;/span&gt; (Ignatio, 1108)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-1222816024665166413?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/1222816024665166413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/hope.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1222816024665166413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/1222816024665166413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/hope.html' title='H.O.P.E.'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-3177525633004172743</id><published>2008-12-24T02:05:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:56:58.922+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Comments'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Motivational'/><title type='text'>T.E.A.M.</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ketika dirimu tak lagi mampu berbuat sesuatu, diam sajalah, tak perlu kau ikut berbicara.&lt;br /&gt;Nikmatilah hasil karya orang lain, bisa sahabatmu, mungkin pula pesaingmu.&lt;br /&gt;Jadilah penonton yang setia, tanpa perlu memberikan komentar tak guna.&lt;br /&gt;Bila engkau tak berkenan, berbuatlah sesuatu, jangan diam saja.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(Ignatio, 1008)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;What do we know about team?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Some say, work hard, play hard, together. Others thought, one for all, and all for one. Else would decide, one boss many sub-ordinate within one mission to reach same vision. Whatever...&lt;br /&gt;It would be dificult when we apply same standard upon different teams. Since the mission itself would not through the same direction so does their visions are far from others destination. Yet, people always find the best man for their team, the tough-smart-perfect-strong-confindenced-good-obey person. Always at the same character. What an utopia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Have you ever read about Shogun? They’re all good men, taking care their subordinate, keep their heir in the right vision, maintain their territory, guard their border closely, and of course, train their soldier at the scheduled time, more often when about to strike or conquer other territories. Shogun’s soldiers are; Lance-man, Sword-man, Arrow-man, Cavalry-man, Scouts and domestic servant; guard, butler, artist, cook, housekeeper. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(Early Japan, Jonathan N. Leonard, 1979)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Every unit has a special duty, due to their speciality, Lance will hold horses approach, Sword/Samurai &amp;amp; Katana usefull in close fight, Arrow might hit the far targets, Cavalry as “big-hitter” to end the battle, and so on..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, team will always be a team, when it falling down on certain team member’s interest, we might say they are not in a team anymore. For me, team suppose became TEAM-TEAM, not just team.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;To Enhanced Approriate Measure - Top-End All Manage.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-3177525633004172743?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/3177525633004172743/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/team.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3177525633004172743'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/3177525633004172743'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/team.html' title='T.E.A.M.'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-8772645953849052728</id><published>2008-12-24T01:54:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:57:11.960+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='books'/><title type='text'>Sabda Sang Nabi</title><content type='html'>&lt;div class="note_content clearfix"&gt; &lt;div&gt;Al Mustafa, Sang Nabi bersabda:&lt;br /&gt;"Kalian bekerja agar dapat seiring dengan langkah dunia, serta langkah-langkah alam raya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ketika bekerja, kalian bagaikan sepucuk seruling yang menjadi jalan bagi bisikan waktu untuk menjelma menjadi lagu. Siapakah yang mau menjadi ilalang dungu nan bisu, ketika semesta raya melagukan tembang kemenangan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_none"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;img style="width: 460px;" src="http://photos-f.ll.facebook.com/photos-ll-snc1/v350/107/50/1416117741/n1416117741_30104549_4199.jpg" alt="" class="" onload="var img = this; onloadRegister(function() { adjustImage(img); });" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear_none"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Walau orang berkata bahwa kerja adalah kutukan, dan kesusahan adalah nasib yang tak terusikan, Aku berpendapat bahwa ketika bekerja, kalian sedang memenuhi puncak-puncak impian jagad raya, yang akan dianugerahkan kepada para pekerja keras saat semua mimpi itu terwujud. Dengan menyibukkan diri dalam kerja, demikianlah kalian mencintai kehidupan itu sendiri.Mencintai kehidupan melalui kerja, adalah menyelami rahasia hidup terdalam."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Meski orang berujar bahwa hidup adalah kegelapan, dan dalam keletihan kalian selalu menirukan segala ucapan orang yang kelelahan. Benar adanya bila tanpa hasrat, keinginan dan impian, hidup adalah kegelapan. Semua hasrat, keinginan dan impian adalah buta, jika tidak disertai pula dengan pengetahuan. Sementara pengetahuan sendiri hanya akan berujung pada kekosongan semata, bila tak kau amalkan, tak kau bagikan kepada sesama, tak kau wujudkan dalam kerja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setiap pekerjaan adalah kesia-siaan bila tiada cinta di dalamnya. Bekerja dengan cinta, saat kontempasi diri sendiri, bersatunya jiwa dan ragamu sendiri, menjadi dirimu seutuhnya, bersatu dengan orang dan lingkungan sekitarmu, bersatu dengan Sang Khalik, Sang Maha.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Angin tidak lebih syahdu ketika berlarian disela pepohonan raksasa dalam hutan nan lebat, pun ketika berayun lembut di sela rerumputan padang sabana. Kerja adalah cinta yang terwujudkan. Ketika kalian merasa bahwa kerja dalah suatu keterpaksaan dan tiada cinta didalamnya, tinggalkanlah, bersesaklah di depan pintu peribadatan, menistakan diri dan meminta-minta dari mereka yang lalu lalang disana, para pekerja yang beribadah dalam kerja dengan penuh cinta, penuh keriangan, penuh suka cita."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(tribute to "HEY...!" by KLa Project)&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-8772645953849052728?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/8772645953849052728/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/sabda-sang-nabi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/8772645953849052728'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/8772645953849052728'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/sabda-sang-nabi.html' title='Sabda Sang Nabi'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-6156640919166365910</id><published>2008-12-24T01:47:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:57:18.707+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Shares'/><title type='text'>I was there!</title><content type='html'>&lt;div class="note_content clearfix"&gt; &lt;div&gt;Tak terbayangkan kala itu di benak anak kelas 3 SD, pindah dari kota besar (Manado) menuju pulau terpencil di pelosok Maluku, Dobo.&lt;br /&gt;Sambil mencari-cari referensi tentang Dobo di atlas dan peta, sayang tak tersedia, malah nemu di peta tua terbitan tahun 1953 (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;I still keep that..:P was belong to my grandpa Kembi Moniaga&lt;/span&gt;) berbahasa Belanda. "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Zo medelijden, vond ik het bij buitenlandse kaart.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="clear_left"&gt;Cancut tali wondo, katut keturut.. orang tua; FX Sri Waluyo Djati, menerima tantangan perusahaannya untuk menjabat di daerah "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;tak terpetakan&lt;/span&gt;" (kecuali di peta buatan Belanda tahun 1953), meski berhari-hari untuk menuju kesana, meski membawa kami sekeluarga yang sangat ribet, meski merelakan segala "kemewahan" kota besar, demi karier yang tiga level di atasnya (pilihan terakhir perusahaan pada beliau, hanya karena yang lain tak sudi kehilangan kemapanan)&lt;br /&gt;Dari Manado menumpang pesawat Cessna menuju Ambon via Ternate. Dari Ambon menumpang pesawat Cassa menuju Tual via Bandaneira. Dari Tual menumpang kapal PELNI kelas Perintis menuju Dobo.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;A lot of memories left behind, I shall rediscover them all.. someday!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.answers.com/topic/aru-islands" onmousedown="'UntrustedLink.bootstrap($(this)," target="_blank" rel="nofollow"&gt;&lt;span&gt;http://www.answers.com/top&lt;/span&gt;&lt;wbr&gt;&lt;span class="word_break"&gt;&lt;/span&gt;ic/aru-islands&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-6156640919166365910?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/6156640919166365910/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/tak-terbayangkan-kala-itu-di-benak-anak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6156640919166365910'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6156640919166365910'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/tak-terbayangkan-kala-itu-di-benak-anak.html' title='I was there!'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-6229749181958232215</id><published>2008-12-24T01:41:00.002+07:00</published><updated>2009-01-29T02:57:44.686+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Thoughts'/><title type='text'>Sunset</title><content type='html'>&lt;div&gt;Tanpa bermaksud sentimentil ataupun menonjolkan ke-melancholi-an..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="photo photo_right"&gt;&lt;div class="photo_img"&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/photo.php?pid=30103804&amp;amp;op=1&amp;amp;view=all&amp;amp;subj=40016462518&amp;amp;aid=-1&amp;amp;oid=40016462518&amp;amp;id=1416117741"&gt;&lt;img style="width: 404px; height: 322px;" src="http://photos-e.ll.facebook.com/photos-ll-sf2p/v362/107/50/1416117741/a1416117741_30103804_4613.jpg" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="caption"&gt;Bhre &amp;amp; Bunda, sunset at Parangtritis.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit sore mengiringi sang mentari yang akan berpulang ke haribaan bumi. Langit sore semacam langit di bumi Majapahit, mengiringi kemenangan Bekel Gajah Mada dan para Bayangkara atas keburukkan siasat para Wenehsuka; Ra Kuti, Ra Tanca, Ra Banyak..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dia membara, meski jelas telah paripurna tugasnya sepanjang hari ini; membangunkan Kinanthi untuk berkokok dengan semburat fajar nan merdu, menemani keceriaan para tunas bangsa menuju bangku sekolah, membantu para pahlawan berkubang lumpur yang sedang menantikan keringnya bulir gabah hasil panen, mengeringkan cucian seisi jagad raya yang akan segera disetrika, mengisi solar-cell dengan daya linuwih Sang Pencipta untuk dirubah menjadi jutaan volt demi penerangan dan kesejahteraan umat manusia, tak lupa menerangi sisi-sisi gelap di bawah naungan rain-forest bagi para perambah hutan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dia membara, hingga pixel terakhirnya, meninggalkan jejak merah merona, ataukah jingga?&lt;br /&gt;Aku terdiam. Seakan dicubit oleh Gusti Ingkang Murbeing Jagad, alam raya selalu memberi kita contoh, bagaimana menghadapi hidup, bagaimana menjalani hidup, bagaimana memaknai hidup, bagaimana mensyukuri hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dia membara, mengingatkanku, "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Teruslah bersinar, hingga saat kau lenyap. Sisakanlah rona warnamu bagi dunia, beri mereka harap akan hadirmu esok&lt;/span&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang Srengenge Surya Baskara kini telah tertidur, pulas dalam dekapan Ibu Pertiwi. Benarkah dia tidur?&lt;br /&gt;Mentari si Bola Api, menyusun kekuatannya, untuk kembali bersinar, melanjutkan tugas kesehariannya esok hari. Demi kita umat manusia..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"..one united world, under GOD.."&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-6229749181958232215?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/6229749181958232215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/sunset.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6229749181958232215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/6229749181958232215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/sunset.html' title='Sunset'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1037055615316636724.post-4397471753358077029</id><published>2008-12-24T01:29:00.001+07:00</published><updated>2009-01-29T02:57:50.566+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Edifying'/><title type='text'>Tribute to WS Rendra</title><content type='html'>Adakah hari berlalu tanpa angin?&lt;br /&gt;Ataukah tanpa semburat cahaya, yang kadang menyakitkan mata?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paman Doblang dan Atmo Karpo, dua insan terpinggirkan..&lt;br /&gt;Tanpa kehangatan cinta, tanpa kesejukan kasih, tanpa kesadaran diri..&lt;br /&gt;Menjadi berbeda hanya karena memegang prinsip dogmatis semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenyataan harus dikhabarkan, meski itu perih.&lt;br /&gt;Keberanian menjadi matahari membutuhkan kesabaran bagai bumi.&lt;br /&gt;Jadilah cakrawala jiwa-jiwa tersesat, berjuang bersama mereka.&lt;br /&gt;Karena perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biarlah, berlalu bersama angin..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1037055615316636724-4397471753358077029?l=romo-farano.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://romo-farano.blogspot.com/feeds/4397471753358077029/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/tribute-to-ws-rendra.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4397471753358077029'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1037055615316636724/posts/default/4397471753358077029'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://romo-farano.blogspot.com/2008/12/tribute-to-ws-rendra.html' title='Tribute to WS Rendra'/><author><name>Ag. Farano Gunawan</name><uri>http://www.blogger.com/profile/05213907763823967155</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='17' src='http://2.bp.blogspot.com/_bXxLq9Qy35k/SVEsATbJQeI/AAAAAAAAAAM/zmnKF5saqeA/S220/Head.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
